Devins Bookie Devins Bookie
  • Internasional
  • Balap
  • Liga Inggris
  • Liga Jerman
  • Basket
  • Liga Indonesia
  • Liga Spanyol
  • Internasional
  • Liga Italia
  • Liga Prancis
  • Inggris
  • Argentina
  • Lionel Messi
  • Prancis
  • Spanyol
  • Atlanta
  • Thomas Tuchel
  • Lautaro Martinez
  • Lionel Scaloni
  • Piala Dunia 2026
Kategori
Internasional Balap Liga Inggris Liga Jerman Basket Liga Indonesia Liga Spanyol Internasional Liga Italia Liga Prancis
Tag
Inggris Argentina Lionel Messi Prancis Spanyol Atlanta Thomas Tuchel Lautaro Martinez Lionel Scaloni Piala Dunia 2026

Kontroversi Bendera Kuning FIA, Keputusan Labil yang Mengancam Keselamatan Pembalap F1

Olivier Larue • 16 Juli 2026, 11:05 • Balap
  • Keputusan FIA yang hanya mengibarkan bendera kuning tunggal saat kualifikasi GP Austria menuai kritik keras karena dinilai mengabaikan standar keselamatan.
  • George Russell berhasil mengamankan posisi start terdepan dan meraih kemenangan di Austria setelah investigasi singkat menyatakan dirinya telah cukup melambat.
  • Kritik terhadap FIA semakin meluas menyusul insiden salah kalkulasi penalti pit lane di Monaco serta tidak adanya transparansi dalam hasil evaluasi mesin sistem ADUO.

Federasi Otomotif Internasional (FIA) kembali menuai sorotan tajam dan kritik pedas dari berbagai elemen di paddock Formula 1. Badan pengatur balapan tertinggi ini dinilai melakukan blunder beruntun yang tidak hanya memengaruhi hasil kejuaraan, tetapi juga berpotensi mengancam keselamatan para pembalap. Sorotan terbaru mengemuka setelah pergelaran Grand Prix Austria, di mana pembalap Mercedes, George Russell, berhasil keluar sebagai pemenang untuk kedua kalinya musim ini setelah sebelumnya berjaya di GP Australia.

Kontroversi di Austria bermula saat sesi kualifikasi, ketika Kimi Antonelli mengalami insiden keluar lintasan. Alih-alih mengibarkan bendera kuning ganda atau bendera merah yang sudah menjadi standar ketika ada mobil keluar jalur, pengawas balapan justru hanya mengaktifkan panel bendera kuning tunggal. Kondisi ini membuat George Russell, yang sedang melakukan flying lap di belakangnya, tetap memacu mobilnya karena aturan bendera kuning tunggal hanya mewajibkan pembalap mengurangi sedikit kecepatan tanpa harus membatalkan putaran.

Russell terbukti melakukan apa yang diminta aturan dengan mengangkat kaki dari pedal gas sekitar 100 meter lebih awal di tikungan dibandingkan lap sebelumnya. Namun karena keunggulan waktu yang sudah ia bangun di dua sektor awal, Russell tetap mampu mengamankan posisi start terdepan. "Setelah melakukan investigasi singkat, steward memutuskan bahwa sang pembalap telah cukup melambat demi mematuhi regulasi yang berlaku," ungkap laporan resmi internal.

Kendati Russell terbebas dari penalti, keputusan manajemen balapan memicu perdebatan sengit mengenai aspek keselamatan di lintasan. Banyak pembalap dan petinggi tim menilai kelalaian FIA mengibarkan bendera kuning ganda bisa memicu preseden buruk di mana pembalap lain akan tetap nekat memacu mobilnya saat melihat mobil lain melintir di depan mereka. Melalui sebuah video yang diunggah Mercedes di media sosial, bos tim Toto Wolff bahkan sempat menegur Antonelli agar tidak mengulangi kesalahan membaca situasi, sebuah pesan tersirat bahwa keselamatan kini terancam oleh kelambatan respons FIA.

Rentetan kesalahan fatal ini melengkapi rapor merah FIA setelah sebelumnya terjadi kekacauan sistem penalti batas kecepatan pit lane di GP Monaco beberapa pekan lalu. Akibat kegagalan metode kalkulasi alat ukur yang diakui sendiri oleh pihak FIA, sejumlah pembalap terkena getahnya termasuk Pierre Gasly yang kehilangan podium dan George Russell yang terlempar dari zona poin. Sebagai salah satu ajang olahraga terbesar di dunia, Formula 1 dinilai layak mendapatkan standar regulasi dan transparansi yang jauh lebih tinggi ketimbang yang dipertontonkan saat ini.

Tags: Fia George Russell Toto Wolff Monaco Austria
Sumber: rds.ca

Artikel Lainnya

George Russell Juara di GP Austria, Hamilton dan Leclerc Merana akibat Strategi Ban 15 Jul 2026, 19:54
Hamilton Tercepat di Kualifikasi Sprint Race GP Inggris 16 Jul 2026, 05:54
George Russell Tercepat di FP3 GP Austria, Ungguli Antonelli dan Hamilton 16 Jul 2026, 11:07
Ajang Kandang Formula 1, GP Inggris di Silverstone Siap Manjakan Ratusan Ribu Penggemar 16 Jul 2026, 05:50

Terbaru

LeBron James Hengkang, LA Lakers Ambil Keputusan Mengejutkan soal Bronny James 16 Jul 2026, 16:21
Jadwal Bundesliga 2026/2027 Resmi Dirilis, Bayern Munich vs Stuttgart Jadi Laga Pembuka 16 Jul 2026, 15:52
Dortmund Susun Strategi Boyong Kembali Jadon Sancho, Ajukan Syarat Gaji Ketat 16 Jul 2026, 12:53
FP F1 Austria, Antonelli Asapi Duo McLaren dan George Russell 16 Jul 2026, 12:00
Prancis vs Inggris, Duel Gengsi Dua Raksasa Terluka di Perebutan Juara Ketiga 16 Jul 2026, 11:30
Prancis vs Inggris, Duel Gengsi Dua Raksasa Terluka di Perebutan Juara Ketiga 16 Jul 2026, 11:30
Veda Ega Pratama Bereaksi Realistis di Tengah Persaingan Gelar Rookie Terbaik Moto3 2026 16 Jul 2026, 11:30

Kategori

Internasional 69 artikel
Balap 18 artikel
Liga Inggris 14 artikel
Liga Jerman 5 artikel
Basket 5 artikel
Liga Indonesia 3 artikel
Liga Spanyol 3 artikel
Internasional 2 artikel
Liga Italia 1 artikel
Liga Prancis 1 artikel

Tag Populer

Inggris Argentina Lionel Messi Prancis Spanyol Atlanta Thomas Tuchel Lautaro Martinez Lionel Scaloni Piala Dunia 2026
Devins Bookie • Pusat Literasi dan Informasi Olahraga Terpercaya
Privacy Policy • Cookie Policy • Legal Notice • Subscription Terms • Privacy Settings
2018 Devins Bookie. All rights reserved.