Klub kejutan Italia, Como, mendadak dihadapkan pada situasi rumit menjelang penampilan perdana mereka di pentas Liga Champions Eropa musim ini.
// Related stories
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Berdasarkan laporan, manajemen klub telah menghabiskan hampir 130 juta euro di bursa transfer musim panas untuk mendatangkan pemain bintang seperti Yan Couto, Trevoh Chalobah, hingga Luis Milla.
Namun, gelontoran dana besar tersebut justru memicu masalah baru terkait regulasi ketat UEFA mengenai kuota pemain homegrown atau didikan akademi lokal.
Menurut aturan UEFA, dari total 25 pemain yang didaftarkan, delapan slot wajib diisi oleh pemain didikan akademi klub sendiri serta klub nasional.
Berdasarkan pernyataan pelatih Cesc Fabregas, "Como belum bisa mengandalkan akademi yang sangat kuat seperti klub-klub top lainnya" karena terbiasa merekrut pemain asing.
Situasi ini membuat Como kekurangan stok pemain lokal yang memenuhi syarat, di mana Mattia Liberali menjadi satu-satunya rekrutan anyar yang sesuai.
Menurut regulasi UEFA, slot yang kosong tidak akan diisi dan terpaksa dibiarkan kosong, membuat Como berisiko hanya membawa 17 hingga 18 pemain saja.
Kondisi pelik ini juga memaksa Fabregas harus melakukan pengorbanan besar dengan mencoret beberapa pemain andalannya dari skuad Eropa demi mematuhi aturan tersebut.