Berdasarkan informasi terbaru, Philipp Lahm menutup pintu rapat-rapat terkait peluang dirinya bergabung dalam jajaran manajemen FC Bayern dalam waktu dekat.
// Related stories
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Menurut pernyataan sang legenda sepak bola Jerman, tidak ada pembahasan serius ataupun negosiasi yang sedang berlangsung antara dirinya dan manajemen klub raksasa Bundesliga tersebut.
Mantan kapten tim nasional Jerman itu menegaskan bahwa kursi direktur olahraga atau posisi manajerial di Allianz Arena sama sekali bukan prioritas utama dalam agenda hidupnya saat ini.
“There are no talks with FC Bayern at the moment,” ucap Philipp Lahm dalam sebuah sesi diskusi eksklusif bersama Bulinews.com.
Pria berusia 42 tahun tersebut menambahkan bahwa pertemuannya dengan para petinggi klub dalam berbagai kesempatan penting seperti laga Liga Champions di Madrid sama sekali tidak membahas masa depannya sebagai pengurus klub.
“We’ll see what happens in the future, but taking a job at FC Bayern is not a topic for me at the moment,” lanjut peraih trofi Piala Dunia tersebut menegaskan pendiriannya.
Menurut catatan sejarah kariernya, FC Bayern sejatinya pernah menawarkan posisi direktur olahraga kepada Lahm pada tahun 2017 ketika ia baru saja memutuskan gantung sepatu.
Namun, tawaran menggiurkan itu terpaksa ditolak karena waktu dan situasi yang dinilai belum tepat bagi kedua belah pihak kala itu.
Berdasarkan rekam jejak pascapensiun, peraih treble winner bersama FC Bayern ini justru sangat sibuk menorehkan prestasi di luar lapangan hijau.
Ia sukses mengemban tugas sebagai direktur pelaksana DFB-Euro GmbH yang memimpin keberhasilan penyelenggaraan turnamen Euro 2024 di Jerman.
Selain itu, ia juga aktif menjalankan peran sebagai penasihat strategis di VfB Stuttgart, menulis kolom inspiratif untuk media olahraga internasional, serta merintis berbagai lini bisnis.
Bagi para pendukung setia FC Bayern, harapan melihat sang ikon kembali ke klub dalam kapasitas manajemen tampaknya harus tertunda untuk waktu yang cukup lama.