Berdasarkan catatan belanja besar di bursa transfer musim panas, Manchester United menjadikan sektor lini tengah sebagai prioritas utama perombakan skuad. Kepergian Casemiro dan cedera panjang Manuel Ugarte memaksa manajemen bergerak cepat mendatangkan amunisi segar untuk memperkuat kedalaman tim.
// Related stories
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Menurut laporan dari berbagai sumber terpercaya, Setan Merah telah menggelontorkan dana lebih dari 150 juta paun untuk mendatangkan sejumlah gelandang berkelas internasional. Andrey Santos diboyong dari Chelsea, Youri Tielemans direkrut dari Aston Villa, hingga gelandang muda berbakat Carlos Baleba yang didatangkan dengan mahar 70 juta paun.
Dilema besar kini berada di tangan pelatih Michael Carrick yang harus pintar merotasi pemain di tengah jadwal padat Liga Champions dan Liga Inggris. Kehadiran para pemain bintang baru ini membuat persaingan merebut posisi utama di lini tengah semakin ketat dan penuh strategi.
"Kami tidak hanya menyusun skuad untuk satu pertandingan di akhir pekan, melainkan untuk mengarungi satu musim penuh dengan berbagai tantangan," ujar Michael Carrick menanggapi persaingan ketat di lini tengah timnya.
Di sisi lain, perdebatan sempat muncul mengenai masa depan gelandang muda Kobbie Mainoo yang tampil gemilang saat membantai Ipswich dengan skor 5-2. Mantan kiper Ben Foster berpendapat bahwa pemain berusia 21 tahun itu mungkin membutuhkan masa peminjaman agar bisa menjadi pemain utama secara reguler.
Namun, dengan padatnya jadwal pertandingan yang harus dihadapi Manchester United musim ini, rotasi pemain menjadi hal yang mutlak dan tidak bisa dihindari. Carrick tentu harus menemukan keseimbangan formula pas dari kombinasi gelandang yang ia miliki agar Setan Merah mampu berbicara banyak di semua ajang kompetisi.