Drama Sengit Piala Dunia 2026, Argentina Singkirkan Inggris Menuju Final
- Argentina berhasil melaju ke babak final Piala Dunia 2026 setelah menumbangkan Inggris dengan skor tipis 2-1 pada laga semifinal.
- Sempat tertinggal lewat gol Anthony Gordon, Albiceleste bangkit berkat dua assist Lionel Messi yang diselesaikan Enzo Fernandez dan Lautaro Martinez.
- Jurnalis senior Daniel Riolo mengaku emosional dan terharu melihat gairah luar biasa yang ditunjukkan skuad Argentina beserta para suporternya.
Tim nasional Argentina kembali menunjukkan mental baja mereka di panggung tertinggi sepak bola dunia. Sempat berkali-kali diremehkan sejak awal turnamen, skuad berjuluk Albiceleste tersebut sukses melangkah ke babak final Piala Dunia 2026. Kepastian ini didapat setelah mereka menumbangkan Inggris lewat drama comeback yang sangat sengit di laga semifinal dengan skor akhir 2-1.
Perjalanan Argentina menuju partai puncak sejatinya dipenuhi dengan perjuangan yang menguras emosi. Sebelum menapakkan kaki di semifinal, anak-anak asuh Lionel Scaloni harus melewati laga-laga dramatis melawan Tanjung Verde dengan skor 3-2 melalui babak perpanjangan waktu, menundukkan Mesir 3-2, dan membungkam Swiss 3-1 yang juga lewat perpanjangan waktu. Melawan Inggris, skema penuh penderitaan dan determinasi tinggi kembali diperagakan oleh Lionel Messi dan kawan-kawan.
Inggris sebenarnya mampu unggul lebih dulu pada babak kedua, tepatnya di menit ke-55 melalui aksi penyerang mereka, Anthony Gordon. Gol tersebut lahir setelah lini pertahanan Argentina sempat lengah mengantisipasi serangan cepat Tiga Singa. Namun, ketertinggalan itu justru memicu kebangkitan luar biasa dari sang juara bertahan yang tampil habis-habisan di sisa waktu pertandingan.
Keajaiban Argentina akhirnya datang di sepuluh menit terakhir berkat magis dari sang kapten, Lionel Messi. Pemain berjuluk La Pulga tersebut melepaskan dua umpan matang yang berbuah gol bagi negaranya. Gol penyeimbang dicetak oleh Enzo Fernandez pada menit ke-85, sebelum akhirnya Lautaro Martinez mengunci kemenangan dramatis Argentina lewat golnya di masa injury time, tepatnya pada menit ke-92.
Keberhasilan ini langsung menuai pujian luas, salah satunya dari pengamat sepak bola senior, Daniel Riolo. Dalam siaran After Foot di RMC Sport, Riolo mengaku sangat terharu dengan atmosfer luar biasa yang dihadirkan para pendukung Argentina di Amerika Serikat. "Bagaimana bisa Anda tidak mencintai negara ini, tim ini, dan apa yang mereka lakukan bersama? Publik mereka luar biasa banyak dan ini adalah pesta yang permanen," kata Riolo.
Riolo juga memberikan kritik tersirat kepada pelatih Inggris, Thomas Tuchel, yang dianggap menerapkan taktik terlalu pasif dan bertahan pada babak kedua. Gaya pragmatis Inggris itu akhirnya runtuh oleh gairah besar para pemain Argentina. "Ketika saya melihat apa yang mereka lakukan malam ini, saya emosional. Hanya Argentina di Piala Dunia ini yang bisa membuat saya berteriak sendirian di rumah. Emosi yang mereka komunikasikan tidak ada tandingannya," tutur Riolo memungkasi analisanya.