Kalahkan Inggris, Scaloni Sebut Keberhasilan Argentina ke Final Piala Dunia Sebagai Epik Kuadrat
- Pelatih Argentina Lionel Scaloni memuji mentalitas baja anak asuhnya setelah sukses membalikkan keadaan dan mengalahkan Inggris 2-1 di semifinal.
- Scaloni menyebut kemenangan dramatis ini sebagai "epik kuadrat" karena performa luar biasa timnya saat berada dalam situasi tertinggal.
- Argentina akan menantang juara Eropa, Spanyol, dalam laga final Piala Dunia 2026 yang akan digelar di New Jersey pada hari Minggu mendatang.
Pelatih Tim Nasional Argentina, Lionel Scaloni, memberikan pujian setinggi langit kepada mentalitas pantang menyerah anak asuhnya setelah meraih kemenangan dramatis atas Inggris. Juara bertahan tersebut sukses bangkit dari ketertinggalan untuk mengamankan tiket ke babak final Piala Dunia 2026. Pertandingan semifinal yang berlangsung sengit di Atlanta tersebut berakhir dengan skor 2-1 untuk kemenangan skuad Albiceleste.
Scaloni mengungkapkan bahwa para pemainnya langsung mencium aroma kemenangan begitu melihat Inggris mulai bermain bertahan setelah sempat unggul 1-0 terlebih dahulu. Alih-alih frustrasi, Lionel Messi dan kawan-kawan justru tampil habis-habisan menggempur pertahanan Tiga Singa demi membalikkan kedudukan. "Saya pikir tim ini memainkan sepak bola terbaiknya ketika kami sedang menghadapi kesulitan," ujar Scaloni dalam konferensi pers pascalaga.
Lebih lanjut, Scaloni menganalogikan situasi di lapangan seperti hiu yang mencium bau darah di air, di mana timnya langsung memburu kemenangan dengan agresif. Meskipun sempat tidak beruntung karena peluang mereka membentur tiang dan mistar gawang, Argentina terus berjuang hingga detik terakhir. Ketika ditanya oleh awak media mengenai kata yang tepat untuk menggambarkan kemenangan pada hari Rabu tersebut, Scaloni menyebutnya sebagai "epik kuadrat".
Kemenangan luar biasa ini resmi mengantarkan Argentina ke partai puncak untuk menghadapi sang jawara Eropa, Spanyol, di New Jersey pada hari Minggu nanti. Scaloni menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan buah dari kerja keras kolektif dan rasa persaudaraan yang sangat kuat di dalam tim. Skuad Argentina dinilainya memiliki kebersamaan yang sulit dijelaskan dengan kata-kata namun terbukti nyata di atas lapangan hijau.
Pelatih yang telah mempersembahkan trofi Copa America dan Piala Dunia 2022 ini kini berpeluang membawa Argentina meraih empat gelar turnamen mayor secara beruntun. Scaloni mengaku sangat optimistis menatap laga final karena memahami betul karakter para pemainnya yang tidak pernah mengenal rasa takut. "Saya sangat mengenal para pemain saya. Mereka tidak takut pada apa pun dan tidak merasakan beban berat di pundak mereka," pungkas Scaloni.