Menurut laporan media olahraga, penyerang andalan Atlético Madrid Julián Alvarez menyatakan hasrat kuatnya untuk meninggalkan Stadion Metropolitano demi bergabung dengan rival berat mereka, Barcelona.
// Related stories
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Berdasarkan catatan klub, situasi pelik ini bermula usai sang penyerang asal Argentina itu membela negaranya di ajang Piala Dunia pada bulan Juli lalu.
Pelatih kepala Diego Simeone menegaskan timnya tetap mampu melangkah perkasa di awal musim La Liga meskipun harus menghadapi situasi tanpa kehadiran penyerang bintang tersebut di lini depan.
Berdasarkan analisis performa tim, kepergian megabintang bukanlah akhir segalanya bagi klub asal ibu kota Spanyol tersebut berdasarkan pengalaman masa lalu yang pernah mereka lalui.
Menurut catatan sejarah klub pada musim 2013-2014, kepergian penyerang tajam Radamel Falcao justru memicu kesuksesan besar bagi skuad asuhan Diego Simeone meraih gelar juara liga.
Berdasarkan kisah sukses tersebut, manajemen klub mampu mendatangkan penyerang veteran David Villa yang kemudian berduet maut bersama Diego Costa di lini depan.
Menurut catatan klub lima tahun berselang, situasi serupa kembali terulang ketika penyerang andalan Antoine Griezmann memutuskan hengkang menuju Barcelona pada musim panas 2019.
Berdasarkan dinamika skuad saat itu, kedatangan penyerang berpengalaman Luis Suárez terbukti mampu mengantarkan Los Rojiblancos kembali merengkuh trofi juara La Liga secara mengejutkan.
Menurut pengamatan para pengamat sepak bola, masa depan Julián Alvarez masih menjadi tanda tanya besar di tengah minat dari klub-klub besar Eropa menjelang penutupan bursa transfer.
Berdasarkan rekam jejak historis klub, kepergian pemain bintang sering kali menjadi pertanda baik bagi Atlético Madrid untuk kembali bertransformasi menjadi kekuatan yang jauh lebih solid.