Atletico Madrid harus menelan pil pahit setelah takluk dengan skor telak 3-0 dari Athletic Club di Stadion San Mames. Kekalahan perdana di musim 2026/27 ini langsung memunculkan kekhawatiran lama yang kerap menghantui skuad asuhan Diego Simeone saat bertanding di laga tandang.
// Related stories
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Berdasarkan pengamatan di lapangan, lini serang Los Rojiblancos terlihat sangat timpang karena terlalu menumpuk di sisi kanan lapangan. Kondisi tersebut membuat sisi kiri pertahanan lawan menjadi terisolasi dan gagal dimanfaatkan secara maksimal oleh para pemain depan.
Menurut laporan taktis pertandingan, masalah keseimbangan formasi ini sudah menjadi penyakit menahun yang sulit disembuhkan dalam dua musim terakhir. Diego Simeone gagal menemukan formula pas untuk mendistribusikan bola secara merata ke seluruh lini penyerangan tim.
Situasi semakin memburuk di lini pertahanan ketika Alejandro Grimaldo gagal mengantisipasi pergerakan cepat para pemain tuan rumah. Kegagalan meredam serangan balik Athletic Club berujung pada tiga gol tanpa balas yang bersarang di gawang Atletico Madrid.
Di sisi lain, keunggulan teknik individu para pemain bintang Atletico Madrid seketika runtuh di hadapan determinasi tinggi tuan rumah. "Intensitas permainan lawan terbukti jauh lebih baik daripada kualitas teknik yang kami miliki di atas lapangan," ungkap salah satu pengamat sepak bola.
Berdasarkan evaluasi pasca-pertandingan, kekalahan memalukan ini harus segera dibenahi sebelum tim melakoni laga krusial di ajang Liga Champions tengah pekan nanti. Jika tidak segera berbenah, mimpi buruk di San Mames diyakini akan kembali terulang pada pertandingan-pertandingan tandang berikutnya.