Barcelona harus menghadapi situasi pelik terkait masalah kepemimpinan di ruang ganti tim utama. Kepergian Marc-Andre Ter Stegen yang pindah ke Ajax dengan status pinjaman, disusul potensi transfer Ronald Araujo ke Liverpool, membuat ban kapten klub Catalan tersebut kini tak bertuan.
// Related stories
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Berdasarkan laporan dari Mundo Deportivo, situasi ini memaksa pelatih kepala Hansi Flick untuk merombak total hierarki kepemimpinan skuadnya. Sebelumnya, jajaran kapten Barcelona diisi oleh Ter Stegen, Araujo, Frenkie de Jong, Raphinha, dan Pedri.
Menurut analisis internal klub, Frenkie de Jong sebenarnya menjadi kandidat terkuat untuk mengemban peran sebagai kapten utama. Namun, cedera yang membekap gelandang asal Belanda itu serta isu pemulihannya yang kerap menuai perdebatan membuat situasi semakin rumit.
Di tengah ketidakpastian tersebut, Raphinha muncul sebagai figur paling diandalkan. Berdasarkan penampilan impresif dan pengaruh besar di ruang ganti, pemain asal Brasil ini dinilai sangat layak mengenakan ban kapten secara reguler.
Selain Raphinha dan Pedri, manajemen Barcelona juga mempertimbangkan nama-nama lain untuk melengkapi struktur kepemimpinan. Menurut sumber terpercaya, Eric Garcia dan Gavi masuk dalam radar kuat sebagai kandidat kapten tambahan berkat pengalaman serta karakter mereka.
"Kami harus segera menyelesaikan masalah hierarki ini sebelum kompetisi resmi dimulai," ujar sumber internal klub yang tidak ingin disebutkan namanya. "Kepemimpinan yang solid sangat penting untuk menjaga disiplin dan moral skuad muda kami."
Berdasarkan keputusan akhir yang akan diambil Hansi Flick dalam waktu dekat, para pemimpin baru ini diharapkan mampu menjadi jembatan efektif antara jajaran pelatih dan para pemain muda Barcelona di atas lapangan.