Bursa transfer musim panas ditutup dengan sebuah kejutan besar. Jose Maria Gimenez memutuskan untuk meninggalkan Atletico Madrid setelah mengabdi selama tiga belas musim penuh prestasi.
// Related stories
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Bek tengah asal Uruguay itu resmi bergabung dengan Deportivo La Coruna pada hari terakhir jendela transfer. Kepindahan ini sekaligus mengakhiri spekulasi panjang mengenai masa depan sang pemain di Wanda Metropolitano.
Selama berseragam Los Rojiblancos, Gimenez telah mempersembahkan berbagai gelar bergengsi. Ia turut membantu klub meraih dua titel La Liga, Liga Europa, hingga Piala Super Spanyol.
Kepergian pemain berusia 31 tahun itu tentu meninggalkan lubang besar di lini belakang tim. Banyak pihak merasa kehilangan atas hengkangnya salah satu figur paling loyal di ruang ganti.
Kapten tim Koke menjadi salah satu orang pertama yang merespons kepindahan rekan setim sekaligus sahabat karibnya tersebut. Melalui akun media sosial pribadinya, gelandang senior itu mencurahkan isi hatinya.
Menurut Koke, "Saudara, setelah sekian tahun berbagi ruang ganti, sulit menemukan kata-kata untuk mengucapkan selamat tinggal kepadamu. Kita telah tumbuh bersama, menang, kalah, menderita, dan merayakan segala momen."
Koke juga menambahkan bahwa kontribusi nyata Gimenez bagi klub tidak akan pernah terlupakan begitu saja. Pengaruh sang bek terbukti sangat besar dalam membangun mentalitas juara di dalam skuad.
Berdasarkan pernyataan sang kapten, "Kamu meninggalkan Atletico, tetapi segala hal yang telah kamu berikan untuk klub ini akan tetap tinggal di sini selamanya. Semoga beruntung di babak baru kariermu."
Langkah ini menandai lembaran baru bagi karier profesional Gimenez di Galicia. Sementara itu, Atletico Madrid harus bersiap melangkah ke depan tanpa kehadiran sang legenda bertahan.