Chelsea Emoh Bayar Rp 1 Triliun untuk Diogo Costa, Satu Faktor Ini Bisa Mengubah Segalanya
- Chelsea terus dikaitkan dengan rumor perekrutan kiper elite baru untuk memperkuat lini pertahanan mereka.
- Manajemen The Blues keberatan membayar klausul rilis Diogo Costa senilai 60 juta euro dan hanya bersedia menawar di angka 40 juta euro.
- Kendati bersikeras mempertahankan Robert Sanchez, satu faktor eksternal dinilai bisa mengubah keputusan Chelsea di menit-menit akhir bursa transfer.
Klub raksasa Liga Inggris, Chelsea, dikabarkan masih terus berburu penjaga gawang top pada bursa transfer musim panas ini meskipun peluangnya terbilang tipis. Manajemen The Blues sejauh ini dikabarkan memiliki sikap yang cukup jelas mengenai pos penjaga gawang mereka. Klub asal London Barat itu berniat untuk tetap mempertahankan Robert Sanchez sebagai kiper utama mereka untuk mengarungi kompetisi musim depan.
Namun, spekulasi mengenai keinginan Chelsea untuk mendatangkan kiper elite siap pakai dengan harga selangit tampaknya enggan mereda dari lantai bursa. Laporan terbaru dari media olahraga menyebutkan bahwa pergerakan untuk mengamankan tanda tangan kiper FC Porto, Diogo Costa, masih sangat mungkin terjadi. Penampilan impresif Costa bersama klub dan tim nasional Portugal membuat namanya terus bertengger di daftar teratas belanja klub-klub besar Eropa.
Kendala utama kepindahan ini kabarnya terletak pada nominal klausul pelepasan yang dipatok oleh kubu Porto. Chelsea dilaporkan sangat enggan untuk menebus klausul rilis sang kiper yang mencapai angka 60 juta euro atau setara dengan Rp 1 triliun. Alih-alih membayar penuh, kubu London Barat disebut hanya bersedia mengajukan tawaran di kisaran angka 40 juta euro saja untuk membawa Costa ke Stamford Bridge.
Perbedaan valuasi yang mencapai 20 juta euro tersebut tentu menjadi jurang pemisah yang cukup besar dan diyakini tidak akan mudah untuk dijembatani oleh kedua belah pihak dalam waktu dekat. Padahal, jika melihat urgensi tim, angka 60 juta euro dinilai masih cukup masuk akal untuk seorang pemain yang memiliki potensi besar mengubah prospek permainan tim secara keseluruhan. Beberapa pengamat menilai investasi besar di sektor kiper akan jauh lebih berguna daripada membeli beberapa pemain muda yang belum teruji di level tertinggi.
Strategi awal Chelsea sebenarnya adalah memulangkan talenta muda Mike Penders dari masa peminjamannya untuk dijadikan deputi atau pelapis dari Robert Sanchez. Langkah ini dinilai sebagai opsi paling aman sekaligus ekonomis bagi neraca keuangan klub yang tengah dipantau ketat. Kendati demikian, tekanan dari para suporter dan jajaran staf kepelatihan yang menginginkan jaminan mutu di bawah mistar gawang bisa menjadi faktor pembeda yang memaksa manajemen mengubah kebijakan transfer mereka.
Di sisi lain, pergerakan klub-klub rival di Liga Inggris juga semakin memanaskan situasi bursa transfer kali ini. Bournemouth dikabarkan hampir merampungkan kesepakatan impresif untuk mendatangkan bek Benfica, Antonio Silva. Sementara itu, klub divisi bawah Coventry City juga dilaporkan tengah mendekati Aurele Amenda, bek tengah Eintracht Frankfurt yang baru saja kembali setelah membela tim nasional Swiss di ajang Piala Dunia.