Berdasarkan laporan media olahraga, Paris Saint-Germain mendadak menemui jalan terjal di awal kompetisi Ligue 1 musim ini. Marquinhos dan rekan-rekan setimnya hanya mampu mengumpulkan dua poin dari tiga pertandingan perdana mereka.
// Related stories
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Menurut catatan, catatan minor ini menjadi start terburuk Les Parisiens dalam 19 tahun terakhir. Situasi tersebut mengingatkan publik pada musim 2007-2008 ketika klub ibu kota Prancis itu finis di papan bawah klasemen akhir.
Sebelumnya, PSG sempat menumbangkan Aston Villa demi merengkuh gelar Supercoppa Europea. Namun, performa mereka justru merosot tajam usai takluk dari Lens serta menelan kekalahan kandang 1-2 dari AS Monaco.
Kendati mendapati timnya terpuruk di awal musim, Luis Enrique sama sekali tidak menunjukkan panik. Pelatih asal Spanyol itu justru memberikan pembelaan terhadap performa anak asuhnya di atas lapangan.
Menurut Luis Enrique, timnya tampil dominan dan layak meraih kemenangan meski harus kecolongan. "Saya senang dengan apa yang saya lihat dan kami melakukan banyak hal positif," ujarnya.
Lebih lanjut, sang pelatih menegaskan bahwa mentalitas para pemainnya sudah berada di jalur yang benar. Ia percaya musim ini akan berjalan sangat kompetitif dan timnya akan segera bangkit untuk menghadapi laga-laga berikutnya.