Kepemimpinan baru Manchester United di bawah arahan Sir Jim Ratcliffe menerapkan pendekatan tiga tahap untuk merombak skuad demi target juara Liga Inggris pada 2028.
// Related stories
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Perombakan lini serang dan tengah telah menghabiskan dana ratusan juta poundsterling dalam dua musim terakhir, sementara pembenahan lini belakang dijadwalkan menjadi fokus utama musim panas mendatang.
Namun, keputusan manajemen untuk menunda perbaikan di sektor bek kiri kini menuai tanda tanya besar dari para pendukung Setan Merah.
Berdasarkan laporan media olahraga, Luke Shaw yang rentan cedera kini menjadi satu-satunya bek kiri senior murni di skuad asuhan Michael Carrick musim ini.
Menurut sumber klub, Manchester United sempat mengincar sejumlah opsi seperti Lewis Hall dan Alejandro Balde, namun urung merealisasikannya karena kendala harga.
Upaya mendatangkan Rayan Ait-Nouri dari Manchester City dengan status pinjaman juga gagal setelah Setan Merah menolak opsi kewajiban pembelian permanen.
"Kami harus realistis dengan situasi finansial dan opsi yang tersedia di penghujung bursa transfer," ujar sumber internal klub menanggapi kegagalan transfer tersebut.
Situasi ini memaksa Michael Carrick harus memutar otak dan melakukan improvisasi taktis jika Luke Shaw mengalami cedera di tengah jadwal kompetisi yang padat.
Opsi darurat seperti menggeser Diogo Dalot, Noussair Mazraoui, hingga Lisandro Martinez kini menjadi pertimbangan utama untuk menambal lubang di pos pertahanan kiri.
Kegagalan memperkuat sektor krusial ini dinilai sebagai pertaruhan besar yang berpotensi menjadi bumerang bagi perjalanan Manchester United sepanjang musim ini.