Karier Edu Gaspar di City Ground resmi berakhir setelah manajemen klub mengambil keputusan tegas untuk memutus kontrak sang kepala global sepak bola. Berdasarkan laporan jurnalis Telegraph, John Percy, perpisahan ini terjadi menyusul ketegangan internal serta hasil rekrutmen pemain yang dinilai kurang memuaskan sepanjang masa jabatannya di Nottingham Forest.
// Related stories
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Menurut laporan tersebut, mantan petinggi Arsenal itu bahkan sudah jarang terlihat di area latihan klub maupun mendatangkan diri ke stadion sejak awal tahun ini. Hubungan kerja yang kurang harmonis dengan pemilik klub, Evangelos Marinakis, serta friksi dengan mantan manajer Nuno Espirito Santo disebut-sebut menjadi akar permasalahan yang mempercepat kepergiannya.
Edu Gaspar sejatinya didatangkan sebelum bergulirnya musim 2025-2026 dengan harapan mampu mendongkrak prestasi klub melalui jaringan pemain Amerika Selatan seperti Igor Jesus. Namun, serangkaian kebijakan transfer yang gagal memenuhi ekspektasi di atas lapangan membuat posisinya terancam sejak beberapa bulan terakhir sebelum akhirnya kontraknya diputus pekan lalu.
Berdasarkan situasi internal klub, manajemen Nottingham Forest dikabarkan tidak akan membuat pengumuman resmi terkait kepergian Edu Gaspar tersebut. Dengan berakhirnya masa kerja singkat ini, jejak rekrutmen peninggalan Edu kini menyisakan sedikit pemain inti yang masih diandalkan skuad utama dalam kompetisi Premier League musim ini.