Tampil di Rumah Sendiri, Mario Aji dan Veda Ega Berharap Dukungan Langsung di MotoGP Mandalika
- Mario Aji yang berlaga di Moto2 dan Veda Ega Pratama di Moto3 mengajak penggemar mendukung langsung perjuangan mereka di Sirkuit Mandalika.
- Balapan kandang bagi duo pebalap Honda Team Asia ini dijadwalkan berlangsung pada 9 hingga 11 Oktober mendatang.
- Direktur Operasional ITDC Troy Waroka mengungkapkan bahwa antusiasme pembelian tiket melonjak tajam karena kehadiran dua pebalap lokal tersebut.
Gelaran MotoGP Mandalika tahun ini akan menjadi panggung yang sangat istimewa bagi dunia balap tanah air. Dua rider muda harapan Indonesia, Mario Aji dan Veda Ega Pratama, dipastikan bakal tampil di hadapan publik sendiri. Menjelang balapan domestik tersebut, kedua pebalap yang bernaung di bawah bendera Honda Team Asia ini sangat mengharapkan kehadiran penonton untuk memberikan dukungan langsung dari pinggir sirkuit.
Saat ini, Mario Aji sedang berjuang keras bersaing di kelas Moto2, sedangkan juniornya, Veda Ega, tengah melakoni musim debutnya yang impresif di kelas Moto3. Berdasarkan jadwal resmi, Sirkuit Mandalika di Lombok dipastikan akan menjadi tuan rumah rangkaian balapan tersebut pada 9 hingga 11 Oktober nanti. Momentum berharga ini dirasa sangat krusial bagi kedua pebalap untuk memacu motivasi ekstra demi mengharumkan nama bangsa.
"Ayo, beri dukungan langsung ke Sirkuit Mandalika sebagai bentuk apresiasi pada perjuangan kami," ujar Mario Aji saat memberikan keterangan kepada para pewarta di kawasan Senayan, Jakarta. Senada dengan seniornya, Veda Ega mengaku sangat bangga dan memiliki motivasi yang berlipat ganda menghadapi ajang balapan kandang ini. Apalagi, pebalap muda tersebut tercatat telah berhasil mengamankan dua kali podium ketiga pada musim pertamanya di kelas Moto3.
"Ya, sama pastinya. Bangga juga bisa balapan di Mandalika, di mana kita menjadi tuan rumah. Dan ya pastinya saya dan Mas Mario juga pasti akan memberikan yang terbaik, dan ya... jadi tidak sabar," kata Veda Ega seraya melemparkan tawa penuh semangat. Dukungan moral dari para suporter Indonesia diyakini akan menjadi pembeda performa mereka di lintasan balap nanti guna menghadapi persaingan sengit kontra pebalap top dunia lainnya.
Di sisi lain, pihak penyelenggara terus mengebut segala aspek kesiapan fasilitas penunjang di area sirkuit. Direktur Operasional ITDC, Troy Waroka, memastikan bahwa koordinasi intensif bersama seluruh stakeholder terus berjalan demi mengoptimalkan kesuksesan balapan. Menurut Troy, antusiasme masyarakat pada tahun ini terlihat jauh lebih masif dan agresif dalam perburuan tiket masuk sejak pertama kali resmi diluncurkan karena faktor kehadiran talenta lokal tersebut.