Memburu Rekor Baru, LeBron James Siap Geser Para Legenda NBA di Musim 2026,2027
- LeBron James berpeluang melompat ke peringkat yang lebih tinggi dalam empat kategori statistik utama NBA pada musim 2026/2027.
- Dalam kategori assist dan steals, LeBron berpotensi melewati catatan para legenda besar seperti Jason Kidd, Gary Payton, hingga Michael Jordan.
- Bintang veteran ini juga hanya membutuhkan 27 kemenangan lagi untuk merebut status sebagai pemain dengan kemenangan musim reguler terbanyak sepanjang sejarah.
Meskipun saat ini statusnya belum resmi menandatangani kontrak dengan tim mana pun, megabintang basket dunia LeBron James dipastikan akan segera menemukan pelabuhan barunya untuk menyongsong musim NBA 2026/2027. Begitu ia resmi bergabung dengan sebuah klub, fokus utama sang pemain adalah melanjutkan dominasinya di atas lapangan. Menariknya, musim kompetisi kali ini akan menjadi panggung besar bagi pemain berjuluk King James tersebut untuk mengikis jarak dan melewati rekor sejumlah legenda dalam beberapa kategori statistik utama sepanjang sejarah liga.
Pada sektor pemberi umpan, James menapak ke musim baru dengan status sebagai pencetak assist terbanyak keempat dalam sejarah NBA. Jika ia mampu menjaga kondisi fisiknya tetap bugar dan bermain minimal dalam kisaran 60 pertandingan, ia diprediksi akan dengan mudah melewati rekor assist milik Jason Kidd. Namun, tantangan yang lebih berat adalah menggeser posisi Chris Paul yang baru saja pensiun, di mana James harus menorehkan rata-rata sekitar 8,93 assist per gim demi mengklaim peringkat kedua.
Beralih ke lini pertahanan, statistik steal atau pencurian bola juga menjadi sorotan tajam bagi pemain yang kini sudah berkepala empat tersebut. Menggunakan estimasi penampilan yang sama, James hanya perlu mencatatkan rata-rata minimal 1,0 steal per pertandingan untuk bisa melampaui rekor sang legenda pertahanan, Gary Payton. Motivasi terbesar James tentu saja adalah melewati pencapaian rival historisnya, Michael Jordan, meski ia dituntut menjalani musim defensif yang luar biasa dengan torehan minimal 100 steals.
Selain itu, James juga bersiap mengukir sejarah baru dalam kategori blok, sebuah pencapaian langka bagi seorang pemain yang bukan berposisi murni sebagai center. Walaupun NBA baru mencatat statistik ini secara resmi sejak musim 1973/1974, James telah berhasil menembus kelompok elit yang didominasi para raksasa di bawah ring dalam beberapa dekade terakhir. Untuk musim ini, ia diperkirakan tidak akan menemui kesulitan berarti untuk melewati rekor milik Dwight Howard demi mengamankan posisi keempat.
Rekor paling prestisius yang berada di depan mata James adalah jumlah kemenangan di musim reguler, setelah sebelumnya ia sukses melewati torehan Robert Parish dan Tim Duncan. Kini, ia hanya terpaut 27 kemenangan lagi untuk bisa menahbiskan dirinya sebagai pemain dengan jumlah kemenangan terbanyak sepanjang masa di NBA. Mengingat James kemungkinan besar akan memilih tim yang berstatus sebagai penantang gelar utama di wilayah mereka, rekor fantastis ini hampir bisa dipastikan akan pecah selama ia terhindar dari cedera parah.