Arsenal Women resmi mengumumkan kedatangan Lisa Baum sebagai rekrutan kelima mereka pada bursa transfer musim panas ini. Penyerang sayap berusia 19 tahun tersebut didatangkan dari klub Jerman, RB Leipzig, dengan nilai transfer enam digit yang dilaporkan menjadi rekor penjualan terbesar sepanjang sejarah klub Bundesliga tersebut.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Sebelum resmi berseragam Arsenal, Baum sempat menjadi komoditas panas dan dikaitkan dengan sejumlah klub raksasa Eropa lainnya. Berdasarkan pantauan redaksi, klub-klub elite seperti Barcelona, Lyon, Bayern Munich, hingga Manchester United sempat menaruh minat besar untuk mengamankan jasa talenta muda asal Jerman ini. Kehadiran Baum diharapkan mampu memperkuat sektor sayap The Gunners pasca-kepergian bintang Timnas Inggris, Beth Mead.
Pelatih kepala Arsenal, Renee Slegers, memberikan sambutan hangat atas kedatangan pemain barunya tersebut. "Lisa adalah penyerang sayap muda yang akan membawa intensitas langsung dan kemampuan atletis ke lini serang kami. Di usianya yang baru 19 tahun, dia masih terus berkembang dan kami percaya dia memiliki potensi besar yang akan kami bantu untuk dicapai," ujar Slegers.
Apresiasi tinggi juga datang dari pihak RB Leipzig yang melepas kepergian sang pemain ke London Utara. Viola Odebrecht, kepala sepak bola wanita RB Leipzig, menyatakan kebanggaannya atas perkembangan Baum yang sangat pesat. "Kenyataan bahwa Lisa sudah siap mengambil langkah berikutnya membuktikan perkembangan luar biasa yang ia tunjukkan di sini dalam waktu singkat. Kami bangga telah menemani perjalanan Lisa dan mendoakan yang terbaik untuknya di Arsenal," ungkap Odebrecht.
Menurut pengamatan tim redaksi, nama Lisa Baum mulai menarik perhatian pencari bakat Eropa setelah tampil gemilang pada musim 2024-2025. Ia menjadi sosok kunci yang membawa Hamburg promosi ke Frauen-Bundesliga dan melaju hingga semifinal DFB Pokal. Kini, tantangan besar menanti Baum untuk membuktikan kualitasnya di WSL sekaligus mematahkan keraguan publik terkait rekam jejak Arsenal dalam mengembangkan talenta muda asing dalam beberapa musim terakhir.