Liverpool menanggung kerugian finansial yang masif akibat buruknya manajemen penjualan pemain di bursa transfer musim panas ini.
// Related stories
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Menurut analisis dari Football Transfers, keputusan transfer yang kurang optimal membuat klub rugi hingga 99 juta euro.
Berdasarkan data yang ada, kepergian Mohamed Salah, Ibrahima Konate, dan Andrew Robertson secara gratis menyumbang kerugian terbesar dalam neraca keuangan klub.
"Kegagalan menguangkan pemain di saat yang tepat adalah sebuah bencana besar bagi masa depan finansial tim," ujar salah satu pengamat sepak bola.
Manajemen juga gagal menjual Harvey Elliott secara permanen dan harus rela meminjamkannya ke Valencia.
Menurut laporan, kegagalan melepas pemain seperti Federico Chiesa dan Wataru Endo tidak hanya menahan dana segar, tetapi juga membebani anggaran gaji klub.
Richard Hughes sebagai mantan direktur olahraga dinilai gagal mempertahankan tradisi Liverpool yang sebelumnya dikenal sangat piawai dalam menjual pemain dengan harga tinggi.