Dunia sepak bola Belgia digemparkan oleh insiden kriminal yang menimpa penyerang andalan Union Saint Gilloise, Mohammed Fuseini. Pemain asal Ghana tersebut mengalami nasib sial ketika diserang secara brutal di jalanan kota Brussels.
// Related stories
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Berdasarkan laporan kepolisian, insiden bermula saat pemain berusia 24 tahun itu berada di dekat mobilnya pada Minggu pagi. Sekelompok pelaku tiba-tiba menyeretnya keluar dari kendaraan, membantingnya ke tanah, lalu merampas telepon genggam serta jam tangan miliknya.
Menurut keterangan pihak berwenang, korban langsung dilarikan ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan medis lanjutan akibat insiden kekerasan tersebut. Beruntung, kondisi fisiknya tidak mengalami cedera parah yang mengkhawatirkan.
Berdasarkan perkembangan investigasi, kejaksaan Brussels mengonfirmasi bahwa satu orang tersangka berhasil diringkus setelah polisi menemukan barang-barang curian di kediamannya. Aparat penegak hukum kini masih memburu para pelaku lainnya yang turut terlibat dalam aksi kejahatan itu.
Menurut sumber klub, sang pemain penyerang menunjukkan mental baja dengan langsung kembali mengikuti sesi latihan bersama rekan-rekan setimnya pada hari Senin.