Gianni Infantino dipastikan tidak akan mundur dari kursi panas orang nomor satu di federasi sepak bola dunia. Berdasarkan pernyataan resmi organisasi, sang presiden berencana untuk maju kembali dalam pemilihan presiden FIFA pada tahun 2027 mendatang.
// Related stories
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Berdasarkan informasi yang dihimpun, desakan mundur mengalir deras setelah Infantino berniat menjual saham kompetisi Piala Dunia kepada perusahaan investasi swasta. "Ada banyak hal yang ingin saya katakan, tetapi waktunya bukan hari ini dan bukan di sini," ujar Infantino saat ditemui awak media di Polandia.
Rencana kontroversial penjualan saham senilai miliaran dolar tersebut langsung memicu perlawanan keras dari berbagai konfederasi regional termasuk UEFA. Berdasarkan dokumen hukum yang diajukan, UEFA menilai langkah tersebut tidak transparan dan berpotensi merugikan aset komersial sepak bola global.
Menghadapi situasi pelik ini, UEFA bersama konfederasi lainnya kini berupaya mencari kandidat tandingan untuk melawan Infantino sebelum batas akhir penyerahan nominasi. "Pencalonan harus didukung oleh setidaknya 106 dari 211 asosiasi anggota FIFA," demikian laporan dari media setempat.