Berdasarkan unggahan di akun Instagram pribadinya, Manu Kone mengungkapkan perasaan campur aduk antara sedih dan bangga setelah berlaga di Piala Dunia 2026. Perjalanan tim nasional Prancis harus terhenti pada babak semifinal usai kalah 0-2 dari Spanyol.
// Related stories
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Gelandang berusia 25 tahun milik AS Roma tersebut tampil mengesankan selama turnamen. Ia menjadi pilar penting lini tengah Les Bleus saat Aurélien Tchouaméni absen dalam laga melawan Paraguay dan Maroko.
Menurut Kone, kekalahan tersebut meninggalkan luka yang mendalam bagi seluruh tim. "Melihat kekecewaan di mata kalian, itu menghancurkan hati," tulis Kone dalam unggahan resminya.
Ia juga menyampaikan rasa terima kasih mendalam kepada jajaran pelatih. "Saya rasa kata terima kasih tidak cukup kuat untuk pelatih, staf, dan semua orang yang bekerja di balik layar," ungkapnya.
Berdasarkan laporan performa individunya yang gemilang sepanjang turnamen, beberapa klub Eropa mulai memantau Kone. Manchester United dikabarkan memimpin perburuan untuk memboyong sang pemain dari Serie A.