Skuad Spanyol di Final Piala Dunia 2026, Tanpa Tersisa Alumnus Juara 2010
- Timnas Spanyol berhasil melaju ke babak final Piala Dunia 2026 untuk menghadapi juara bertahan Argentina.
- Tidak ada satu pun pemain dari skuad legendaris Spanyol saat menjuarai Piala Dunia 2010 yang tersisa di tim saat ini.
- Bintang muda Lamine Yamal menjadi motor serangan utama La Roja dalam misi merebut bintang kedua mereka.
Tim nasional Spanyol berhasil memastikan tempat di partai puncak Piala Dunia 2026 untuk menantang sang juara bertahan, Argentina. Keberhasilan La Roja menembus final kali ini dipastikan dengan wajah yang sepenuhnya baru dibandingkan era keemasan mereka terdahulu. Skuad asuhan Luis de la Fuente mengombinasikan energi muda dan taktik modern untuk kembali ke panggung tertinggi sepak bola dunia.
Menariknya, dari total 26 pemain yang dibawa Spanyol ke turnamen kali ini, tidak ada satu pun nama yang tersisa dari skuad juara Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan. Generasi emas yang dahulu dihuni oleh Andres Iniesta, Xavi Hernandez, hingga Iker Casillas kini telah sepenuhnya digantikan oleh generasi baru. Seluruh pemain dalam skuad La Roja saat ini tercatat belum pernah merasakan mengangkat trofi Piala Dunia sepanjang karier mereka.
Sorotan utama pada final kali ini dipastikan tertuju pada sosok pemain muda sensasional, Lamine Yamal. Pemain sayap berbakat tersebut menjalani debut Piala Dunia yang luar biasa dengan langsung mengantarkan negaranya ke partai final di usia yang masih sangat muda. Performa apik Yamal di atas lapangan disebut-sebut akan menjadi kunci utama Spanyol untuk membongkar pertahanan rapat yang digalang oleh lini belakang Argentina.
Pertandingan final ini sekaligus akan menjadi panggung duel antara dua generasi yang berbeda, di mana Lamine Yamal akan beradu kreativitas dengan megabintang Argentina, Lionel Messi. Secara rekor pertemuan di Piala Dunia, tim dari Amerika Selatan memang lebih unggul dibandingkan wakil Eropa tersebut. Kendati demikian, Spanyol yang mengandalkan transisi permainan cepat dan kelincahan para pemain mudanya diprediksi tetap mampu memberikan perlawanan yang sengit.
Di sisi lain, Argentina di bawah asuhan Lionel Scaloni diuntungkan dengan kematangan skuad yang mayoritas merupakan pilar juara pada edisi Qatar 2022 lalu. Pengalaman matang para pemain La Albiceleste dalam mengatasi tekanan laga krusial akan menjadi ujian terberat bagi mentalitas barisan muda Spanyol. Laga final ini dipastikan menjadi bentrokan klasik antara determinasi darah muda melawan kematangan pengalaman bertanding.