Barcelona mengawali musim kompetisi La Liga dengan performa yang sangat meyakinkan meskipun gagal mendaratkan target utama mereka di bursa transfer musim panas.
// Related stories
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Menurut laporan, kegagalan merekrut Julian Alvarez dari Atletico Madrid langsung tertutupi oleh ketajaman luar biasa yang ditunjukkan oleh penyerang sayap asal Brasil, Raphinha.
Berdasarkan catatan pertandingan, pemain berusia 29 tahun tersebut sukses mengemas lima gol dalam tiga penampilan pertamanya meskipun dimainkan di luar posisi aslinya sebagai penyerang tengah.
Pelatih Hansi Flick menegaskan bahwa dirinya sama sekali tidak terkejut dengan pencapaian impresif pemain bintangnya tersebut di lini depan Blaugrana.
Menurut Hansi Flick, "Tentu saja saya mengharapkan performa seperti itu karena dia adalah pesepak bola kelas dunia dan saya selalu ingin dia berada di tim saya."
Kedatangan Gabriel Jesus dari Arsenal pada hari terakhir bursa transfer diproyeksikan untuk memperkuat kedalaman skuad sekaligus meringankan beban sang penyerang utama.
Berdasarkan pernyataan resminya saat diperkenalkan, Gabriel Jesus mengakui bahwa dirinya datang bukan untuk mengubah tim yang sudah mapan melainkan untuk membantu rekan-rekannya.
Menurut Gabriel Jesus, "Saya tidak berpikir saya datang untuk meningkatkan tim karena sudah sangat luar biasa, saya hanya datang untuk membantu."
Peran baru Raphinha sebagai kapten tim turut mempertegas pengaruh besar sang pemain di ruang ganti serta menjadi panutan bagi para penggawa muda Barcelona.