Perjuangan berat harus dilalui oleh petenis muda asal Italia, Flavio Cobolli, pada pertandingan babak pertama turnamen Grand Slam US Open yang berlangsung sengit.
// Related stories
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Berdasarkan laporan dari lapangan, Cobolli yang menempati peringkat 6 ATP sempat dibuat kewalahan oleh perlawanan alot dari petenis Argentina, Francisco Comesana, yang berada di peringkat 119 ATP.
Dua set awal berjalan sangat buruk bagi Cobolli yang harus menyerah dengan skor 3-6 dan 2-6, membuat posisinya berada di ujung tanduk dan nyaris tersingkir lebih awal.
Menurut pengakuan sang petenis seusai laga, titik balik kemenangan epik tersebut terjadi di ruang ganti setelah ia tertinggal dua set dari lawannya.
"Setelah saya tertinggal dua set, saya pergi ke toilet dan semuanya berubah, mungkin apa yang saya pakai membawa sial, jadi saya mengganti seluruh pakaian saya dengan yang baru, dan itu berhasil," ujar Flavio Cobolli menggambarkan momen krusial kebangkitannya.
Perubahan taktik dan mentalitas tersebut terbukti ampuh di atas lapangan keras New York, di mana Cobolli berhasil bangkit merebut tiga set berikutnya dengan skor 6-3, 6-4, dan 6-4.
Pertandingan yang menguras tenaga dan emosi ini akhirnya tuntas dalam durasi empat jam 13 menit, membuktikan ketahanan fisik luar biasa dari petenis berusia muda tersebut.
Berdasarkan hasil kemenangan dramatis ini, Flavio Cobolli berhak melangkah ke babak kedua US Open dan kini tinggal menunggu pemenang antara Nishesh Basavareddy dan Tristan Schoolkate.