Tim nasional Spanyol sukses melangkah ke babak final Piala Dunia 2026 setelah menumbangkan Prancis dengan skor meyakinkan 2-0 dalam laga semifinal yang digelar di Dallas. Menurut jurnalis olahraga terkemuka dari Cadena SER, Manu Carreño, kemenangan impresif ini diraih setelah anak-anak asuh Luis de la Fuente berhasil mendominasi total permainan dan meredam seluruh kekuatan Les Bleus yang sejak awal turnamen sangat diunggulkan.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Dari pantauan redaksi, jurnalis senior tersebut memuji taktik jitu Luis de la Fuente yang dinilai berhasil mematikan pergerakan barisan bintang lini depan Prancis. Menurut pengamatan tim redaksi, nama-nama besar seperti Kylian Mbappé, Ousmane Dembélé, Michael Olise, hingga Bradley Barcola tidak berkutik berkat kedisiplinan barisan pertahanan Spanyol yang tampil sangat solid sepanjang pertandingan.
Secara khusus, Manu Carreño memberikan apresiasi tinggi kepada dua bek sayap La Furia Roja, Pedro Porro dan Marc Cucurella. Pedro Porro tidak hanya mencetak satu gol tetapi juga menyabet penghargaan pemain terbaik (MVP), sementara Marc Cucurella tampil luar biasa dalam mengawal pertahanan meski harus bermain dengan bayang-bayang kartu kuning sejak babak pertama.
"Ini adalah penampilan Spanyol yang sangat kolektif sehingga sulit untuk hanya menonjolkan satu pemain saja. Bagi saya pribadi, ini kemungkinan besar merupakan pertandingan paling bulat, lengkap, dan sempurna yang pernah dimainkan Spanyol sepanjang keikutsertaan mereka di Piala Dunia," ujar Manu Carreño saat berbicara dalam program Hoy por Hoy.
Saat ditanya mengenai calon lawan yang ia harapkan di partai final, jurnalis kawakan tersebut secara terbuka memilih Argentina ketimbang Inggris. Menurut analisisnya, laga final antara juara bertahan Copa América sekaligus juara bertahan dunia melawan juara Eropa akan menyajikan tontonan yang sangat spektakuler, terlebih dengan kehadiran megabintang Lionel Messi.
Menutup komentarnya, Manu Carreño berharap laga final nanti akan menjadi panggung pembuktian sesungguhnya bagi bintang muda Lamine Yamal yang dinilai belum mengeluarkan potensi terbaiknya secara maksimal di turnamen ini. "Kita semua masih menantikan pertandingan terbaik dari Lamine Yamal. Saya berharap gol darinya di laga final nanti akan mengunci bintang kedua di jersi Spanyol," tutupnya optimistis.