Kesabaran penumpang kereta di Inggris kembali diuji oleh tren negatif yang kian meresahkan. Menurut laporan, semakin banyak orang merasa bebas memutar musik atau video dengan suara keras tanpa mengenakan headphone di dalam gerbong kereta.
// Related stories
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Berdasarkan pengalaman Liam Thorp yang merupakan editor politik Liverpool Echo, situasi tersebut memuncak pada Selasa pagi. Setelah mengalami hari yang melelahkan, ia mendapati seorang penumpang pria dengan sengaja memutar musik heavy metal dari ponselnya secara kencang di dalam rangkaian kereta Merseyrail.
Melihat tidak ada penumpang lain yang berani bersuara karena rasa tidak nyaman, Thorp akhirnya memutuskan bertindak. Menurut keterangannya, ia mendatangi pria tersebut dan menegurnya secara langsung.
Ia bertanya kepada pria itu apakah tidak memiliki headphone seperti penumpang lain. "Dia bilang tidak punya, lalu saya tegaskan bahwa tindakannya itu sedikit anti-sosial," ujar Thorp.
Meskipun tindakan berani tersebut membuahkan hasil positif karena sang pria akhirnya mengecilkan volume musiknya, data menunjukkan lebih dari separuh warga Inggris merasa tidak nyaman untuk menegur pelanggar aturan etika publik secara langsung.
Isu ini kini mendapat perhatian serius dari berbagai pihak. Berdasarkan usulan politisi dan operator transportasi, regulasi ketat termasuk denda besar mulai disuarakan untuk menindak tegas para pelanggar aturan suara di fasilitas umum.