Berdasarkan laporan terbaru, Manchester United harus menanggung risiko kehilangan pendapatan sebesar sepuluh juta poundsterling untuk kampanye musim kompetisi ini karena belum memiliki sponsor lengan baju.
// Related stories
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Menurut mantan penasihat keuangan Manchester City, Stefan Borson, proses pencarian mitra komersial baru kali ini berjalan jauh lebih lambat dibanding tahun-tahun sebelumnya.
Berdasarkan kontrak sebelumnya, kerja sama klub dengan DXC Technology telah berakhir pada penghujung musim lalu dan hingga kini manajemen Old Trafford masih berburu pengganti.
Menurut Stefan Borson, pihak klub pada akhirnya pasti akan mendapatkan kesepakatan baru, namun nilainya bakal mengalami penurunan signifikan karena waktu eksposur yang berkurang.
Berdasarkan situasi di atas, lubang finansial senilai sepuluh juta poundsterling berpotensi menganga pada neraca keuangan klub jika kesepakatan tidak segera tercapai.
Menurut regulasi kompetisi, skuad asuhan Michael Carrick bahkan sempat mendapat teguran dari pihak operator liga setelah gagal menampilkan logo resmi pada laga kontra Hull City.
Berdasarkan wawancara eksklusif bersama media, Stefan Borson menyatakan, "Pasarnya sedikit rumit, dan butuh waktu lebih lama bagi United untuk menemukan pengganti dari kesepakatan yang telah kedaluwarsa."
Lebih lanjut, ia juga menambahkan bahwa klub tetap menjadi salah satu daya tarik global terbesar di kasta tertinggi sepak bola Inggris sehingga masalah ini lambat laun akan teratasi.
Menurut laporan terpisah, manajemen klub kini juga tengah bersiap memagari sang kapten Bruno Fernandes melalui tawaran kontrak jangka panjang baru demi meredam minat klub luar.