Menurut laporan media Prancis, kedatangan Maxence Lacroix ke Chelsea membawa misi besar untuk menghapus kutukan para bek tengah asal Prancis. Berdasarkan pengamatan pengamat sepak bola, nama-nama seperti Wesley Fofana, Benoit Badiashile, dan Axel Disasi gagal total memenuhi ekspektasi tinggi di Stamford Bridge.
// Related stories
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Berdasarkan performa gemilang bersama Crystal Palace, Lacroix ditebus seharga 60 juta euro setelah tampil konsisten di Liga Inggris. Menurut catatan statistik, ia menjadi salah satu bek paling tangguh dalam memenangkan duel udara maupun darat musim lalu.
Menurut analisis jurnalis olahraga, kegagalan para pendahulunya dipicu oleh faktor cedera parah serta kurangnya pengalaman di kompetisi level tinggi. Berdasarkan pengalaman tersebut, Lacroix dinilai jauh lebih matang karena sudah terbiasa dengan kerasnya kompetisi Liga Inggris.
Menurut laporan klub, kedatangan pelatih baru Xabi Alonso membuat persaingan di lini belakang semakin kompetitif. Berdasarkan situasi tersebut, Lacroix harus bersaing ketat dengan sisa bek tengah yang ada untuk merebut satu tempat utama di lini pertahanan.
Menurut catatan sejarah klub, Chelsea sebenarnya pernah memiliki deretan bek tengah asal Prancis yang sangat legendaris. Berdasarkan masa lalu yang sukses dari Frank Leboeuf, Marcel Desailly, dan William Gallas, Lacroix berpeluang mengulang kejayaan para pendahulunya tersebut.