Juventus telah memulai persiapan untuk mengarungi musim baru, namun klub raksasa Italia tersebut sudah harus berhadapan dengan masalah dari ruang perawatan medis. Berdasarkan laporan Tuttosport, kondisi gelandang asal Prancis, Khephren Thuram, kini tengah memicu kecemasan mendalam bagi pihak manajemen dan staf kepelatihan Bianconeri.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Dari pantauan redaksi, Khephren Thuram terlihat hadir pada hari pertama pemusatan latihan dengan balutan perban yang sangat tebal di bagian lutut dan kakinya. Pemain kelahiran tahun 2001 tersebut diketahui menderita sindrom femoro-patellar, sebuah cedera kambuhan yang sebelumnya sudah mengganggu performanya pada fase akhir musim lalu.
Menurut pengamatan tim redaksi, situasi ini membuat Khephren Thuram hampir dipastikan absen dalam laga uji coba pertama Juventus melawan Basel yang akan digelar di Swiss. Ketiadaan sang gelandang di lapangan tentu menjadi pukulan awal yang merepotkan bagi skema permainan yang sedang dipersiapkan oleh tim.
Masalah fisik yang menimpa pemain Prancis ini tidak hanya memusingkan tim pelatih, melainkan juga menjadi kerikil tajam bagi manajemen klub. Pasalnya, Khephren Thuram merupakan salah satu aset yang masuk dalam daftar jual dan memiliki daya tarik cukup tinggi di pasar transfer musim panas ini.
Manajemen Juventus awalnya telah mematok banderol sang pemain pada kisaran 40 hingga 50 juta euro. Namun, kondisi kebugaran yang meragukan ini diyakini bakal menyulitkan proses negosiasi dengan klub peminat, mengingat riwayat cedera sang pemain bisa menurunkan nilai tawaran mereka.
Di sisi lain, aktivitas transfer masuk Juventus dipastikan akan sangat bergantung pada keberhasilan penjualan pemain. Untuk menyiasati dampak finansial akibat absen di Liga Champions, Juventus dilaporkan tengah membidik Frank Kessie atau Leon Goretzka yang statusnya bisa didapatkan secara gratis.
Meski kedua gelandang top tersebut berstatus bebas transfer, Juventus tetap harus menghadapi kendala besar terkait permintaan gaji yang sangat tinggi serta biaya komisi agen yang tidak murah. Jika penjualan bintang seperti Khephren Thuram terealisasi dengan harga tinggi, maka langkah mendatangkan pemain kelas dunia baru bisa terwujud.
Sebagai langkah penanganan, tim medis Juventus kini telah menyusun program pemulihan khusus untuk Khephren Thuram. Sang pemain dijadwalkan menjalani sesi latihan terpisah yang berfokus pada penguatan di dalam fasilitas gym serta terapi kolam renang guna mempercepat proses penyembuhannya.