Los Angeles Clippers harus menerima kenyataan pahit setelah dijatuhi sanksi terberat dalam sejarah liga berupa hilangnya lima pilihan putaran pertama draf masa depan oleh komisioner NBA Adam Silver.
// Related stories
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Berdasarkan laporan resmi liga, hukuman tersebut diberikan akibat tindakan klub yang dianggap sengaja melanggar aturan batas gaji demi memberikan penghasilan tambahan kepada bintang mereka, Kawhi Leonard.
Menurut pemilik klub Steve Ballmer, denda senilai 30 juta dolar Amerika Serikat mungkin bisa ditanggung, namun kehilangan aset draf selama setengah dekade merupakan pukulan telak bagi masa depan tim.
Berdasarkan analisis situasi aset klub, Los Angeles Clippers masih memiliki peluang mendapatkan pilihan dari Toronto Raptors apabila kesepakatan pertukaran pemain benar-benar rampung.
Meskipun demikian, jalan panjang berliku tetap harus dihadapi manajemen karena sejumlah hak tukar pilihan draf dengan tim lain masih mengancam posisi mereka di tahun-tahun mendatang.