Menurut Andoni Iraola, Liverpool mengambil keputusan yang tepat untuk tidak mengeluarkan uang gila-gilaan demi solusi jangka pendek di bursa transfer musim panas. Berdasarkan evaluasi klub, perekrutan pemain harus berorientasi pada proyek jangka panjang alih-alih panik akibat cedera pemain.
// Related stories
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →The Reds mencatatkan pengeluaran bersih tertinggi di Liga Inggris dengan mendatangkan sejumlah bintang papan atas. Manajemen mendatangkan Alexander Isak, Florian Wirtz, hingga merekrut Bradley Barcola dari Paris Saint-Germain.
Meskipun kehilangan beberapa pemain kunci seperti Hugo Ekitiké, Conor Bradley, dan Giovanni Leoni akibat cedera serius, klub memilih bersabar. Menurut pelatih asal Spanyol tersebut, manajemen tidak ingin terjebak harga pasar yang tidak masuk akal.
"Terkadang secara ekonomi itu tidak masuk akal di pasaran untuk melakukan pergerakan tersebut," ujar pelatih Liverpool itu mengenai opsi pemain yang diabaikan.
Berdasarkan penjelasan sang juru taktik, klub lebih memilih menghemat dana demi menyelesaikan masalah krusial di masa depan. Ia menegaskan bahwa dirinya sangat puas dengan kualitas skuad yang ada saat ini.
"Lebih baik melihat sedikit lebih jauh ke depan daripada sekadar memikirkan pertandingan dan bulan berikutnya," imbuhnya menegaskan visi jangka panjang klub.
Terkait krisis winger kanan, Iraola sangat percaya diri dengan opsi penyerang sayap yang dimilikinya saat ini. Ia menilai para pemain versatil seperti Barcola, Cody Gakpo, Victor Muñoz, dan Rio Ngumoha mampu mengisi posisi tersebut dengan sangat baik.