Drama terjadi dalam pertandingan sengit antara Prancis dan Maroko. Kylian Mbappe, penyerang andalan tim nasional Prancis, gagal mengeksekusi penalti setelah dipaksa menunggu selama lebih dari tiga menit akibat peninjauan Video Assistant Referee (VAR) yang sangat melekat. Dalam fase awal pertandingan yang berjalan dengan intensitas tinggi, intervensi VAR yang berkepanjangan serta keputusan wasit asal Argentina memicu ketegangan di atas lapangan.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Dari pantauan redaksi, Mbappe tampak menunjukkan tanda-tanda frustrasi selama periode tunggu tersebut. Ia berulang kali menatap ke arah wasit, menghela napas panjang, merapikan posisi bola, kembali memandang wasit, hingga memegang bola itu lagi. Ketidakpastian yang berlangsung selama 3 menit 12 detik itu tampaknya merusak konsentrasi sang megabintang sebelum melakukan tendangan dua belas pas.
Waktu tunggu yang mencapai lebih dari tiga menit terbukti cukup untuk membuyarkan fokus, bahkan bagi seorang eksekutor penalti kelas dunia seperti Mbappe. Ketika wasit akhirnya meniup peluit tanda laga dilanjutkan, Mbappe mengambil ancang-ancang namun sepakannya berhasil dibaca dengan sempurna dan dihalau oleh penjaga gawang Maroko, Bono.
Menurut pengamatan tim redaksi dari para analis pertandingan di studio, Mbappe terlihat jauh lebih gugup daripada biasanya dalam situasi bola mati tersebut. "Mbappe sudah mulai melihat ke sekelilingnya sebelum menembak. Situasi seperti itu tentu tidak membantu ketika Anda dipaksa menunggu dalam durasi yang sangat lama," ungkap salah satu analis.
Berdasarkan observasi di lapangan, segera setelah insiden kegagalan penalti tersebut, kedua tim diberikan kesempatan jeda minum (hydration break). Kapten sekaligus pemimpin tim Prancis memanfaatkan momen istirahat itu untuk melayangkan protes keras dan memberikan teguran kepada wasit asal Argentina yang memimpin jalannya laga akibat durasi pemeriksaan VAR yang dinilai terlalu menyita waktu.
Kendati demikian, apresiasi besar patut diberikan kepada Bono yang menunjukkan kelasnya di bawah mistar gawang Maroko. Penjaga gawang tangguh tersebut tercatat memiliki rekor impresif dalam menghadapi penalti di ajang Piala Dunia. Dari 9 eksekusi penalti yang dihadapi Bono, ia sukses menepis 4 di antaranya, sementara 3 sepakan lainnya berakhir meleset dari gawang.