Pelatih Tim Nasional Spanyol, Luis de la Fuente, telah memberikan pernyataan resmi menjelang laga krusial babak perempat final melawan Belgia yang akan digelar di SoFi Stadium, Los Angeles. Berdasarkan pengamatan tim redaksi, sang pelatih menyoroti kesiapan skuatnya serta antusiasme luar biasa dari pemain muda andalannya, Lamine Yamal. De la Fuente menilai motivasi besar sang pemain bisa menjadi senjata mematikan sekaligus tantangan tersendiri.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →"Jika Anda melihat motivasi yang dimiliki Lamine, itu sangat berbahaya bagi rival. Namun, kami harus menenangkannya agar tidak berubah menjadi kecemasan karena performa terbaiknya masih akan datang," ujar Luis de la Fuente dalam konferensi pers tersebut. Menurut sang pelatih, Yamal telah menunjukkan kematangan bermain yang luar biasa, termasuk saat harus bekerja keras membantu lini pertahanan pada pertandingan sebelumnya sebelum akhirnya digantikan.
Dari pantauan redaksi, De la Fuente juga enggan menganggap Spanyol sebagai tim yang lebih diunggulkan dalam laga perebutan tiket semifinal ini. Dirinya menegaskan bahwa dalam fase krusial seperti perempat final, status favorit tidak lagi berlaku di atas lapangan. Fokus utama La Roja saat ini sepenuhnya tertuju pada Belgia, meskipun Prancis sudah menunggu di babak semifinal setelah sebelumnya sukses menumbangkan Maroko.
Mengenai kondisi fisik para pemainnya, termasuk Nico Williams dan Yéremy Pino yang sempat dikabarkan mengalami kendala, De la Fuente memastikan seluruh pilar pentingnya berada dalam kondisi siap tempur. Berdasarkan analisis tim kepelatihan, rotasi pemain yang akan diterapkan murni berdasarkan strategi untuk meredam kekuatan Belgia, bukan sebagai bentuk hukuman bagi pemain yang duduk di bangku cadangan.