Berdasarkan investigasi resmi, NBA menjatuhkan salah satu hukuman terbesar dalam sejarah liga kepada Los Angeles Clippers terkait perekrutan Kawhi Leonard pada tahun 2019.
// Related stories
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Menurut pernyataan resmi dari komisioner NBA Adam Silver, tim asal Los Angeles tersebut terbukti melanggar aturan salary cap liga secara sengaja.
Sebagai sanksi tegas, LA Clippers harus rela kehilangan lima pilihan draf putaran pertama secara berturut-turut dari tahun 2029 hingga 2033.
Berdasarkan keputusan liga, pemilik klub Steve Ballmer dijatuhi hukuman skorsing selama satu tahun penuh dari seluruh kegiatan tim dan liga, serta denda sebesar 30 juta dolar.
Di sisi lain, Kawhi Leonard juga tidak luput dari sanksi dengan menerima denda sebesar 700.000 dolar atas pelanggaran aturan pendapatan di luar lapangan.
Melalui pernyataan sang agen, Kawhi Leonard menyatakan "Saya menerima penuh tanggung jawab atas kelalaian orang-orang di lingkaran terdekat saya dan menyesali gangguan ini".