Kemenangan Timnas Spanyol pada ajang Piala Dunia 2026 bukanlah sebuah kebetulan semata. Keberhasilan tersebut merupakan hasil dari filosofi sepak bola yang terus diasah secara matang selama beberapa generasi.
// Related stories
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Berdasarkan laporan Sports Yahoo, dominasi skuad La Furia Roja di kancah internasional telah terbangun sejak mereka mengakhiri dahaga gelar pada Euro 2008. Skuad asuhan Luis de la Fuente bahkan hanya kebobolan satu gol sepanjang putaran final Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat.
Menurut catatan sejarah sepak bola modern, dominasi Spanyol juga disokong oleh kekuatan klub raksasa seperti Real Madrid dan Barcelona. Kedua tim tersebut menjadi pilar utama kejayaan sepak bola Spanyol di level antarklub maupun tim nasional.
Real Madrid sejauh ini telah mengoleksi 15 gelar UEFA Champions League, di mana enam di antaranya diraih sejak era kejayaan Spanyol dimulai pada 2008. Sementara itu, Barcelona menyumbangkan tiga gelar dalam rentang waktu yang sama.
Tak hanya Real Madrid dan Barcelona, klub seperti Atletico Madrid, Sevilla, dan Villarreal turut memperkuat dominasi Spanyol dengan meraih sembilan trofi Europa League dalam 17 tahun terakhir.
Kehebatan filosofi sepak bola Spanyol juga tecermin dari deretan pelatih top mereka di Eropa. Nama-nama seperti Luis Enrique, Unai Emery, hingga Mikel Arteta sukses membawa klub masing-masing berjaya di kompetisi domestik maupun Eropa.