Hanya Satu dalam Sejarah, Ini Daftar Final Piala Dunia yang Berakhir Tanpa Gol di Waktu Normal
- Sepanjang 23 edisi sejarah Piala Dunia sejak 1930, hanya ada satu pertandingan final yang berakhir 0-0 hingga babak perpanjangan waktu 120 menit berakhir.
- Final Piala Dunia 1994 antara Brasil dan Italia menjadi satu-satunya laga puncak tanpa gol yang akhirnya harus ditentukan melalui adu penalti historis.
- Tiga edisi final lainnya, termasuk laga terbaru Spanyol melawan Argentina di Piala Dunia 2026, sempat berjalan 0-0 di waktu normal sebelum drama gol tercipta di babak perpanjangan waktu.
Pertandingan final Piala Dunia selalu menjadi panggung dengan tekanan tertinggi bagi negara mana pun yang bertanding. Tuntutan untuk meminimalkan kesalahan sering kali membuat tim bermain sangat hati-hati dan defensif. Menariknya, meskipun turnamen akbar ini telah bergulir sebanyak 23 edisi sejak tahun 1930, catatan sejarah menunjukkan bahwa laga puncak yang berakhir tanpa gol merupakan fenomena yang sangat langka terjadi.
Sejauh ini, hanya ada satu pertandingan final dalam sejarah Piala Dunia yang benar-benar berakhir dengan skor kaca mata 0-0 setelah melewati babak perpanjangan waktu 120 menit. Momen langka tersebut terjadi pada final Piala Dunia 1994 yang mempertemukan dua raksasa sepak bola, Brasil dan Italia. Padahal, kedua tim saat itu dihuni oleh para juru gedor papan atas dunia seperti duet Bebeto dan Romario di kubu Tim Samba, serta sang maestro Roberto Baggio di lini depan Gli Azzurri.
Laga final edisi 1994 itu pun akhirnya harus diselesaikan melalui drama adu penalti yang melahirkan salah satu momen paling ikonik dalam sejarah olahraga global. Roberto Baggio yang menjadi tumpuan utama Italia justru gagal mengeksekusi penalti setelah bola sepakannya melambung tinggi di atas mistar gawang Brasil. Momen memilukan saat Baggio berdiri tertunduk lesu di lapangan kemudian diabadikan para jurnalis dunia dengan julukan legendaris "The man who died standing" atau pria yang mati sambil berdiri.
Selain drama pada tahun 1994, terdapat tiga pertandingan final lainnya yang nyaris berakhir tanpa gol sebelum kebuntuan akhirnya pecah di babak perpanjangan waktu. Pada final Piala Dunia 2010, Spanyol bermain imbang 0-0 melawan Belanda selama 90 menit waktu normal, sebelum Andrés Iniesta mencetak gol kemenangan dramatis pada menit ke-116. Selang empat tahun kemudian di Piala Dunia 2014, giliran Jerman yang membuyarkan mimpi Argentina lewat gol tunggal Mario Goetze pada menit ke-113 setelah kedua tim gagal menyarangkan bola di waktu reguler.
Tren laga ketat tanpa gol di waktu normal ini kembali terulang pada partai puncak Piala Dunia 2026 yang baru saja usai. Duel sengit yang mempertemukan Spanyol dan Argentina tersebut sempat tertahan imbang 0-0 sepanjang dua babak utama. Hati para pendukung Tim Tanggo akhirnya harus hancur setelah penyerang Spanyol, Ferran Torres, berhasil memecah kebuntuan lewat gol penentu di babak perpanjangan waktu tepatnya pada menit ke-106 untuk memastikan gelar juara jatuh ke tangan La Furia Roja.