Kisah Trio Emas Spanyol, De La Fuente, Merino, dan Simon yang Sapu Bersih Semua Gelar Juara
- Trio Spanyol yang terdiri dari pelatih Luis de la Fuente, Mikel Merino, dan Unai Simon berhasil memenangkan seluruh trofi bergengsi dari level junior hingga senior.
- Kebersamaan mereka dimulai sejak tahun 2013 di federasi Spanyol, menghasilkan trofi Euro U-19, Euro U-21, Nations League, Euro senior, hingga Piala Dunia.
- Kemenangan terbaru melawan Argentina di final Piala Dunia membuat De la Fuente menyamai rekor legendaris milik Vicente del Bosque.
Keberhasilan tim nasional Spanyol merengkuh gelar juara Piala Dunia setelah menumbangkan Argentina dengan skor tipis 1-0 pada hari Minggu kemarin tidak hanya melahirkan euforia baru bagi publik Matador. Kemenangan bersejarah ini sekaligus menegaskan kehebatan ikatan emosional dan profesional dari tiga sosok sentral, yaitu pelatih Luis de la Fuente, gelandang Mikel Merino, dan penjaga gawang Unai Simon. Ketiganya tercatat telah memenangkan hampir semua kompetisi yang mereka ikuti bersama, mulai dari level junior hingga panggung tertinggi sepak bola dunia.
Hubungan luar biasa ini sejatinya telah terpupuk sejak lama ketika De la Fuente pertama kali bergabung dengan Federasi Sepak Bola Spanyol pada tahun 2013 silam. Perjalanan emas mereka dimulai pada tahun 2015 ketika La Rojita sukses menyabet gelar juara Euro U-19 usai menaklukkan Rusia dengan skor 2-0. Pada turnamen tersebut, Unai Simon masih berstatus sebagai kiper cadangan, sementara Mikel Merino menjadi andalan lini tengah dan bermain penuh dalam skema double pivot bersama Rodri.
Empat tahun berselang, dominasi trio ini berlanjut di level kompetisi yang lebih tinggi, tepatnya pada ajang Euro U-21 tahun 2019. De la Fuente kembali berhasil memimpin anak-anak asuhnya naik ke podium tertinggi untuk membawa pulang trofi juara. Dalam laga puncak kompetisi tersebut, Simon kembali mengisi bangku cadangan, sedangkan Merino yang kini membela Arsenal masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-78 untuk menggantikan Fabian Ruiz.
Setelah sukses di level umur, tuah magis trio emas ini pun langsung menular ke level tim nasional senior pada tahun 2023. Spanyol sukses menjuarai ajang Nations League setelah menumbangkan Kroasia lewat babak adu penalti yang dramatis dengan skor 5-4, menyusul hasil imbang tanpa gol di waktu normal. Kali ini, Unai Simon tampil sebagai pahlawan utama di bawah mistar dengan menepis dua tendangan penalti lawan, sementara Merino turut menunaikan tugasnya dengan baik sebagai salah satu eksekutor.
Puncak dari dongeng indah mereka terjadi saat Spanyol menorehkan kawin gelar bergengsi, yakni Euro senior dan Piala Dunia. Di bawah arahan De la Fuente, taktik menempatkan Simon sebagai kiper utama yang tangguh dan Merino sebagai pemain pengganti super terbukti ampuh memecah kebuntuan di menit-menit krusial. Prestasi luar biasa ini secara otomatis membuat Luis de la Fuente sejajar dengan pelatih legendaris Vicente del Bosque, sekaligus sukses menyematkan bintang kedua di jersey kebanggaan skuad Spanyol.