Tragis Kylian Mbappe, Raih Tiga Sepatu Emas Musim Ini Tapi Nirkelar Tiga
- Kylian Mbappe meraih tiga gelar pencetak gol terbanyak sekaligus di Liga Spanyol, Liga Champions, dan Piala Dunia 2026.
- Meskipun tampil tajam secara individu, Mbappe menutup musim tanpa meraih satu pun trofi kolektif bersama Real Madrid maupun Timnas Prancis.
- Catatan ini mengulang rekor langka Eusebio pada tahun 1966 yang juga meraih tiga gelar top skor tanpa trofi utama.
Penyerang bintang asal Prancis, Kylian Mbappe, mencatatkan statistik individu yang luar biasa namun berakhir ironis pada musim ini. Pemain Real Madrid tersebut berhasil menyabet tiga gelar Sepatu Emas sekaligus di tiga kompetisi berbeda, yaitu Liga Spanyol, Liga Champions, dan Piala Dunia 2026. Namun, torehan mengagumkan itu terasa hampa lantaran sang kapten tidak berhasil mengamankan satu pun trofi kolektif bersama klub maupun tim nasionalnya.
Bersama Real Madrid, Mbappe tampil sangat tajam dengan membukukan 42 gol dari 44 pertandingan di semua kompetisi. Eks pemain Paris Saint-Germain ini mengakhiri musim sebagai "Pichichi" Liga Spanyol dengan koleksi 25 gol dan menjadi pencetak gol terbanyak di Liga Champions lewat raihan 15 gol. Sayangnya, Real Madrid harus puas finis di posisi kedua klasemen liga dan tersingkir di babak perempat final Liga Champions, sehingga menutup musim tanpa gelar mayor.
Nasib serupa dialami Mbappe saat membela Timnas Prancis di ajang Piala Dunia 2026. Ia sukses menyabet gelar top skor turnamen usai mencetak 10 gol, mengungguli Lionel Messi yang mengoleksi delapan gol. Tambahan 10 gol tersebut mengukuhkan posisi Mbappe di puncak daftar pencetak gol terbanyak sepanjang masa Piala Dunia dengan total 22 gol. Raihan delapan gol di Qatar 2022 dan empat gol di Rusia 2018 makin mempertegas dominasi individunya di panggung dunia.
Pencapaian tiga gelar pencetak gol terbanyak tanpa trofi dalam satu musim ini menjadi catatan langka kedua dalam sejarah sepak bola. Sebelumnya, legenda Portugal Eusebio pernah mengalami nasib serupa pada tahun 1966 bersama Benfica dan negaranya. Kala itu, Eusebio menjadi top skor Piala Dunia 1966, Liga Champions, dan Liga Portugal, tetapi gagal mengangkat trofi juara di ketiga ajang tersebut.
Sejak penghargaan Sepatu Emas Piala Dunia diperkenalkan secara resmi pada tahun 1982, hanya ada dua pemain yang mampu mengawinkan gelar top skor dengan trofi juara dunia. Kedua pemain legendaris tersebut adalah Paolo Rossi bersama Italia pada edisi 1982 dan Ronaldo Nazario bersama Brasil pada edisi 2002. Catatan 10 gol Mbappe di satu edisi turnamen ini juga menyamai rekor legenda Jerman Gerd Muller pada 1970, meski rekor sepanjang masa masih dipegang oleh penyerang legendaris Prancis Just Fontaine dengan 13 gol pada edisi 1958.