Liam Lawson kembali dipercaya untuk mengisi kursi Red Bull di Grand Prix Italia setelah Isack Hadjar harus absen akibat belum pulih dari cedera pergelangan tangan.
// Related stories
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Meskipun mencatatkan waktu tercepat keempat pada sesi latihan bebas pertama atau FP1, pembalap asal Selandia Baru tersebut tidak merasa puas dengan performa mobilnya.
Menurut Alex Jacques selaku komentator F1TV, pembalap berusia 24 tahun itu terus mengeluhkan masalah keseimbangan mobil yang dinilai sangat tidak stabil sepanjang sesi latihan.
Berdasarkan laporan Martin Brundle, keluhan Lawson ternyata tidak hanya berhenti pada masalah keseimbangan sasis, melainkan juga terkait dengan cara kerja power unit Red Bull.
Lawson secara terbuka menyatakan bahwa "power delivery" atau penyaluran tenaga dari mesin baru buatan Red Bull tersebut menjadi kendala utama yang menahan potensinya di lintasan.
Situasi ini tentu menjadi ujian berat bagi Lawson yang sedang berjuang mengamankan masa depannya di ajang Formula 1 untuk musim balap tahun 2027 mendatang.