Berdasarkan laporan keuangan terkini, Juventus di bawah kepemimpinan Giovanni Carnevali berhasil menstabilkan neraca keuangan klub sekaligus merombak skuad asuhan Luciano Spalletti tanpa melanggar aturan Settlement Agreement dari UEFA.
// Related stories
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Perombakan besar melibatkan penjualan pemain kunci seperti Dušan Vlahović, Jonathan David, dan Loïs Openda guna mendanai kedatangan amunisi baru termasuk Randal Kolo Muani, Guglielmo Vicario, serta Jhon Lucumí.
Menurut pengamat ekonomi bisnis Universitas Torino, Fabrizio Bava, beban finansial yang dibawa oleh Randal Kolo Muani nyaris menepis seluruh penghematan dari kepergian Dušan Vlahović.
Berdasarkan penjelasan Fabrizio Bava, "Peluang mencapai break-even pada 2028 semakin menurun dan Juventus harus meningkatkan pendapatan atau menjual aset berharga seperti Yildiz, Alajbegović, atau Bremer."
Ancaman kerugian besar yang bisa melampaui seratus juta euro membuat manajemen Juventus berada di bawah tekanan besar untuk merampungkan penjualan pemain bintang sebelum tenggat waktu demi menyelamatkan masa depan klub.