Langkah sang juara bertahan Argentina di Piala Dunia 2026 terus melahirkan drama yang mendebarkan bagi para pencinta sepak bola. Dari pantauan redaksi, tim asuhan Lionel Scaloni sempat berada di ujung tanduk setelah tertinggal 2-0 dari Mesir hingga menit ke-67 dalam laga babak 16 besar yang berlangsung sengit. Namun, mental juara berbicara dan La Albiceleste sukses mencatatkan salah satu aksi comeback paling legendaris dalam sejarah turnamen.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Berdasarkan jalannya pertandingan, sosok megabintang Lionel Messi kembali menjadi aktor protagonis utama dalam kebangkitan tersebut. Sempat gagal mengeksekusi penalti di babak pertama, ia menebusnya dengan memberikan assist untuk gol pembuka yang dicetak Cristian Romero, sebelum akhirnya menyamakan kedudukan sendiri. Kegembiraan para pendukung Argentina akhirnya meledak di Atlanta ketika Enzo Fernandez mencetak gol kemenangan lewat sundulan kepala pada menit ke-92.
Kini, armada Lionel Scaloni akan berpindah markas ke Kansas City untuk melakoni laga perempat final melawan Swiss yang dijadwalkan pada Sabtu, 11 Juli 2026. Menurut statistik resmi, kemenangan atas Mesir juga memperpanjang rekor impresif Argentina yang kini tidak terkalahkan dalam 11 pertandingan beruntun di putaran final Piala Dunia, terhitung sejak kekalahan mengejutkan dari Arab Saudi di laga pembuka edisi 2022 silam.
Jika berhasil mengatasi perlawanan ketat dari Swiss di Stadion Arrowhead nanti, jalur berat sudah menanti Argentina di babak semifinal. Berdasarkan bagan turnamen, pemenang laga ini akan berhadapan dengan salah satu dari raksasa Eropa, antara Norwegia atau Inggris. Selanjutnya, jika berhasil melenggang hingga partai puncak di Stadion MetLife pada 19 Juli 2026, Prancis, Maroko, Spanyol, atau Belgia berpotensi menjadi batu sandungan terakhir mereka dalam mempertahankan takhta global.
Pengamatan tim redaksi juga menyoroti performa luar biasa Lionel Messi yang kini memimpin sendirian di puncak daftar top skor sementara Piala Dunia 2026 dengan koleksi 8 gol. Hebatnya lagi, kapten berusia 39 tahun tersebut selalu mencetak gol dalam sembilan pertandingan Piala Dunia secara berturut-turut, sebuah catatan emas yang dimulai sejak laga babak 16 besar melawan Australia di Qatar 2022. Catatan ini sekaligus menegaskan statusnya sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa Piala Dunia dengan total 21 gol dari enam edisi berbeda.
Antusiasme yang luar biasa dari suporter di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada membuat tiket pertandingan Argentina menjadi buruan utama. FIFA sendiri menerapkan kebijakan harga dinamis untuk turnamen edisi kali ini. Dari informasi yang dihimpun, harga tiket resmi untuk babak perempat final berkisar antara 850 hingga 5.500 dolar AS, sementara harga tiket untuk laga final telah melambung tinggi hingga menyentuh angka 38.000 dolar AS di pasar sekunder.