Berdasarkan konfirmasi resmi FIFA kepada BBC, pemain Argentina Leandro Paredes ternyata tidak menerima kartu merah setelah peluit panjang berbunyi. Pihak otoritas menjelaskan terjadi kesalahan data pada sistem komentator. Berdasarkan catatan di lembar pertandingan resmi, tidak ada nama sang pemain dalam daftar kartu merah.
// Related stories
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Menurut laporan pertandingan, insiden kerusuhan bermula dari aksi defensif Nahuel Molina. Bek Atlético de Madrid tersebut memicu bentrokan setelah memukul dada Rodri. Situasi makin memanas saat Leandro Paredes terlibat aksi saling dorong dengan Eric Garcia dan Gavi di tengah lapangan.
Berdasarkan pasal 49 kode disiplin FIFA, Leandro Paredes kini terancam sanksi larangan bermain minimal dua pertandingan. FIFA juga sedang menginvestigasi dugaan pemukulan yang dilakukan asisten pelatih Roberto Ayala kepada Dani Olmo. Tim Argentina turut terancam denda akibat menolak berbicara di zone mixte.