Inggris Tersingkir dari Piala Dunia, Thomas Tuchel Pasang Badan Usai Dikritik Wayne Rooney
- Thomas Tuchel membela diri dari kritik tajam setelah Inggris disingkirkan Argentina di semifinal Piala Dunia 2026.
- Legenda Inggris Wayne Rooney menyalahkan keputusan taktis Tuchel yang dinilai terlalu bertahan dan tidak memainkan pemain kunci seperti Bukayo Saka.
- Kekalahan ini memperpanjang kutukan pelatih asing yang tidak pernah memenangi Piala Dunia sepanjang sejarah turnamen.
Manajer tim nasional Inggris, Thomas Tuchel, langsung pasang badan menghadapi gelombang kritik yang menerpanya setelah skuad The Three Lions tersingkir secara tragis di semifinal Piala Dunia 2026. Inggris harus mengubur mimpi mereka setelah takluk di tangan Argentina dalam laga sengit yang menyisakan kekecewaan mendalam bagi publik Britania. Gelombang kecaman pun langsung mengarah kepada pelatih asal Jerman tersebut, salah satunya datang dari legenda hidup Inggris, Wayne Rooney, yang secara terbuka menyalahkan keputusan taktis sang manajer.
Meskipun menyadari posisinya kini menjadi sasaran empuk kritik, Tuchel menegaskan bahwa keputusan yang diambilnya di lapangan sudah melalui pertimbangan matang. Mantan pelatih Chelsea tersebut mengklaim anak asuhnya justru menunjukkan salah satu performa terbaik mereka sebelum momentum pertandingan berbalik arah. Tuchel menolak untuk menyesali strategi yang diterapkannya walau hasil akhir berkata lain.
"Sangat mudah untuk mengatakan keputusan saya salah setelah kekalahan terjadi. Hari ini kami memainkan salah satu permainan terbaik kami, bahkan mungkin yang terbaik, jadi kami tidak memiliki penyesalan sama sekali. Ada jutaan pelatih di luar sana yang merasa lebih tahu setelah kekalahan terjadi, namun ini bukanlah masalah struktur tim. Pertandingan tersebut berubah sepenuhnya dan sayalah yang mengambil keputusan," ujar Tuchel seperti dilaporkan oleh jurnalis Fabrizio Romano.
Kritik publik dan Rooney berfokus pada taktik defensif yang diterapkan Tuchel setelah Inggris sempat unggul. Keputusannya menarik tim ke belakang hingga menciptakan blok pertahanan yang sangat dalam dinilai memberikan ruang bagi Argentina untuk mendikte permainan. Selain itu, keputusan Tuchel untuk membangkucadangkan Marcus Rashford hingga laga hampir usai serta tidak memainkan Bukayo Saka sama sekali menjadi sorotan tajam yang membuat para pendukung The Three Lions meradang.
Tersingkirnya Inggris di babak semifinal ini sekaligus memperpanjang rekor buruk pelatih asing di kancah sepak bola dunia. Sepanjang sejarah gelaran Piala Dunia, belum pernah ada satu pun pelatih asing yang berhasil membawa negara lain menjadi juara dunia. Harapan Inggris untuk mendobrak mitos tersebut bersama Tuchel kini sirna, memaksa Harry Kane dan kolega untuk kembali memperebutkan posisi ketiga melawan Prancis di Miami pada 18 Juli mendatang.