Perebutan Tempat Ketiga Piala Dunia 2026, Duel Hiburan Prancis Vs Inggris
- Prancis dan Inggris harus puas bertarung memperebutkan tempat ketiga Piala Dunia 2026 setelah tersingkir di semifinal.
- Pelatih Inggris Thomas Tuchel mengaku laga ini sebenarnya tidak diinginkan oleh para pemain karena kekecewaan gagal ke final.
- Laga ini berpotensi menjadi penampilan terakhir Harry Kane di Piala Dunia sekaligus pembuktian ketajaman Kylian Mbappe.
Dua raksasa Eropa, Prancis dan Inggris, harus mengubur mimpi mereka untuk mengangkat trofi emas dan kini bersiap melakoni laga hiburan pada perebutan tempat ketiga Piala Dunia 2026 hari Sabtu besok. Duo penggawa Bayern Munich asal Prancis, Dayot Upamecano dan Michael Olise, harus menyaksikan ambisi mereka hancur setelah takluk 0-2 dari Spanyol yang tampil solid di laga semifinal. Kekecewaan serupa juga dialami oleh rekan setim mereka di level klub, Harry Kane, yang gagal membawa Tiga Singa ke final setelah ditumbangkan Argentina dengan skor tipis 1-2.
Pertandingan perebutan tempat ketiga ini sering kali dipandang sebelah mata dan kurang diminati oleh kedua tim karena digelar tepat setelah mereka merasakan kepedihan mendalam akibat gagal melangkah ke partai puncak. Pelatih tim nasional Inggris, Thomas Tuchel, secara terbuka mengakui bahwa laga ini memberikan beban psikologis tersendiri bagi anak asuhnya yang masih dirundung kesedihan. "Tidak ada satu pun pemain kami atau pemain Prancis yang benar-benar ingin memainkan pertandingan ini," ujar Thomas Tuchel seusai laga kontra Argentina.
Meskipun atmosfer skuad sedang diselimuti kekecewaan, juru taktik Prancis, Didier Deschamps, menegaskan bahwa Les Bleus akan tetap tampil profesional dan memberikan segalanya untuk mengamankan kemenangan penutup. Deschamps menyadari posisi timnya saat ini berada di luar ekspektasi awal, namun ia menuntut anak asuhnya untuk segera bangkit. "Ada tempat ketiga yang harus diperjuangkan, jadi kami akan melakukan semua yang kami bisa untuk meraihnya," kata Deschamps menanggapi situasi timnya.
Di sisi lain, pertandingan ini diprediksi akan menjadi panggung emosional bagi Harry Kane, mengingat muncul spekulasi kuat bahwa laga ini bisa menjadi penampilan terakhirnya di ajang Piala Dunia sebelum menginjak usia 33 tahun. Striker tajam tersebut masih enggan berbicara banyak mengenai masa depannya di level internasional dan memilih fokus pada performa tahun demi tahun. Saat ini, Kane telah mengoleksi enam gol di turnamen ini, terpaut dua gol dari Kylian Mbappe dan Lionel Messi yang memimpin perburuan gelar sepatu emas dengan torehan delapan gol.
Menjelang laga sengit ini, kedua manajer kemungkinan besar akan melakukan rotasi pemain guna memberikan kesempatan bagi pilar yang jarang tampil, di samping adanya badai cedera yang menimpa beberapa pemain kunci. Prancis dipastikan kehilangan bek tangguh William Saliba yang dibekap cedera saat melawan Spanyol, sehingga posisinya kemungkinan besar akan digantikan oleh Maxence Lacroix. Sementara itu, Inggris terancam tampil tanpa Reece James yang mengalami masalah otot, serta Jordan Henderson yang mengalami cedera pergelangan tangan, meski lini belakang mereka mendapatkan suntikan tenaga baru dengan kembalinya Jarell Quansah dari masa skorsing.