Ketegangan menyelimuti ruang konferensi pers menjelang pertandingan krusial antara tim nasional mereka melawan Amerika Serikat. Pelatih kepala Garcia dan penjaga gawang andalan Thibaut Courtois secara terbuka melontarkan kritik pedas terhadap federasi sepak bola dunia, FIFA. Suasana konferensi pers bahkan sempat terasa surealis akibat keputusan kontroversial yang dikeluarkan badan sepak bola tertinggi tersebut hanya sehari sebelum laga digelar.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Berdasarkan laporan dari media olahraga Belgia, sporza.be, ketidakpuasan ini bermula dari polemik status penyerang tim lawan, Balogun. Menanggapi situasi yang membingungkan ini, Garcia tidak dapat menyembunyikan rasa heran dan kekecewaannya secara sarkastik kepada awak media. "Saya tidak tahu bahwa tanggal 5 Juli sama dengan tanggal 1 April," ujar Garcia, menyamakan keputusan FIFA tersebut layaknya lelucon April Mop.
Dari pantauan redaksi, tensi konferensi pers sempat memuncak ketika jurnalis terus mencecar pertanyaan mengenai potensi protes hukum terkait keabsahan pemain lawan. Garcia langsung menginterupsi pertanyaan tersebut dan meminta media untuk mengalihkan fokus pada aspek teknis sepak bola. "Jangan buang waktu Anda lagi untuk membahas hal ini. Saya adalah pelatih kepala, dan Thibaut adalah penjaga gawang. Kami sangat ingin menjawab pertanyaan tentang taktik sepak bola," tegas pelatih berusia paruh baya itu.
Menurut Thibaut Courtois, polemik yang terjadi memang sempat mengejutkan ruang ganti para pemain, mengingat kabar tersebut berembus tepat sehari sebelum laga penentuan. Kendati demikian, penjaga gawang berpengalaman ini menegaskan bahwa fokus tim tidak akan terpecah oleh masalah administratif. "Sebagai pemain, kami tentu sedikit terkejut pada hari sebelum pertandingan. Namun, kami harus memenangkan pertandingan ini di lapangan. Di sanalah kemenangan ditentukan," kata Courtois dengan penuh percaya diri.
Tim redaksi mengamati bahwa kubu mereka enggan terpaku pada sosok satu pemain bintang Amerika Serikat saja. Courtois menambahkan bahwa seluruh armada Paman Sam wajib diwaspadai, termasuk pergerakan cepat Christian Pulisic di sektor sayap. "Kami harus menang melawan seluruh tim Amerika Serikat, bukan hanya melawan Balogun. Kami ingin memastikan tiket kualifikasi di atas lapangan hijau. Kami akan siap menghadapi semua pemain Amerika Serikat," imbuh kiper Real Madrid tersebut.
Mengenai perkembangan sepak bola di Amerika Serikat, Courtois juga memberikan analisisnya terkait evolusi tim nasional lawan sejak pertemuan bersejarah mereka di Piala Dunia tahun 2014 silam. Menurut pengamatannya, Major League Soccer (MLS) kini telah menjelma menjadi liga yang kompetitif dengan kedatangan banyak pemain bintang dunia. Laga besok diprediksi akan menjadi ujian berat yang menuntut konsistensi sepanjang 90 menit pertandingan.