Babak 16 besar Piala Dunia 2026 terus menyajikan drama dan kejutan yang tidak terduga di atas lapangan hijau. Berdasarkan laporan terbaru, raksasa sepak bola Amerika Selatan, Brasil, secara tragis harus menyudahi perjalanan mereka lebih awal setelah ditumbangkan oleh Norwegia dengan skor tipis 1-2 dalam pertandingan yang berlangsung sengit.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Dari pantauan redaksi, petaka bagi tim Samba yang kini diasuh oleh Carlo Ancelotti terjadi pada sepuluh menit terakhir pertandingan. Bomber maut Norwegia, Erling Haaland, tampil sebagai pahlawan dengan mencetak dua gol krusial yang memastikan langkah bersejarah negaranya menuju babak perempat final. Brasil sebenarnya memiliki banyak peluang emas, termasuk eksekusi penalti Bruno Guimarães di babak pertama yang berhasil dimentahkan oleh kiper Ørjan Nyland yang tampil heroik.
Menurut pengamatan tim redaksi, Brasil baru bisa memperkecil ketertinggalan pada menit ke-99 lewat penalti Neymar, namun gol tersebut sudah terlambat untuk menyelamatkan mereka dari kekalahan. Carlo Ancelotti dalam pernyataannya selepas laga mengungkapkan rasa kecewa yang mendalam atas hasil minus ini. "Kami tidak layak menerima hasil ini setelah melihat semua peluang yang berhasil kami ciptakan," ujar pelatih asal Italia tersebut.
Pada pertandingan babak 16 besar lainnya, Inggris berhasil meraih kemenangan tipis 3-2 atas Meksiko. Laga ini sempat diwarnai penundaan akibat badai petir hebat yang melanda Stadion Azteca. Dengan hasil ini, Norwegia dijadwalkan akan menantang Inggris di fase berikutnya demi memperebutkan tiket ke babak semifinal.
Sementara itu, antusiasme pencinta sepak bola dunia akan terus dimanjakan dengan dua laga besar yang akan tersaji berikutnya. Berdasarkan jadwal resmi, pertandingan sengit antara Portogallo melawan Spagna akan digelar di Dallas, yang disusul oleh duel sengit antara tuan rumah Stati Uniti menghadapi Belgio di Seattle.
Kabar baik juga menghampiri tim nasional Stati Uniti menjelang laga krusial tersebut. Striker andalan mereka, Folarin Balogun, dipastikan bisa diturunkan setelah FIFA memutuskan untuk menangguhkan hukuman larangan bertanding satu laga yang diterimanya dengan masa percobaan selama satu tahun.