Keberhasilan Tim Nasional Inggris melaju ke babak perempat final Piala Dunia 2026 membawa berkah tersendiri bagi Jude Bellingham. Berdasarkan laporan dari media Spanyol cadenaser.com, gelandang muda tersebut sukses mengantarkan Inggris menang 3-2 atas Meksiko lewat sumbangan dua golnya. Performa impresif ini sekaligus menandai kebangkitan sang pemain setelah sempat meredup dalam beberapa musim terakhir.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Dari pantauan redaksi, penampilan apik Jude Bellingham yang ditempatkan sebagai gelandang serang oleh Thomas Tuchel kini memicu dilema besar di level klub. Real Madrid, yang musim depan akan dilatih oleh José Mourinho, harus memutar otak untuk menemukan posisi terbaik bagi sang bintang agar magisnya di turnamen internasional bisa menular ke Santiago Bernabéu.
Menurut mantan pesepak bola José Mari Bakero dalam program Carrusel Deportivo, posisi di belakang striker adalah habitat alami bagi Jude Bellingham. "Saya pikir dia adalah pemain yang sesekali suka terlibat dalam proses kreasi serangan, tetapi hal yang paling dia sukai adalah penyelesaian akhir," ujar José Mari Bakero saat menganalisis potensi taktik Real Madrid ke depan.
Berdasarkan analisis dari pengamat sepak bola Bruno Alemany, José Mourinho kini dihadapkan pada dua opsi formasi utama untuk mengakomodasi potensi Jude Bellingham. Opsi pertama adalah menerapkan skema 4-2-3-1 dengan memasang mantan pemain Borussia Dortmund tersebut sebagai motor serangan di posisi gelandang serang tengah.
Sementara itu, pengamatan tim redaksi menunjukkan bahwa opsi kedua yang bisa diambil José Mourinho adalah menggunakan formasi 4-4-2. Dalam skema ini, Jude Bellingham kemungkinan akan digeser untuk beroperasi di sektor sayap kiri, sebuah peran yang menuntut kreativitas sekaligus disiplin taktis yang tinggi dari sang pemain.