Pertandingan babak 16 besar Piala Dunia 2026 yang berlangsung di Stadion Azteca menyajikan drama luar biasa saat Inggris sukses menundukkan tuan rumah Meksiko dengan skor ketat 3-2. Berdasarkan laporan pertandingan dari Sky Sport, laga ini sempat tertunda satu jam dari jadwal semula akibat badai petir yang melanda wilayah Kota Meksiko sebelum akhirnya menyajikan duel sengit selama 90 menit.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Laga berjalan seimbang pada awal babak pertama, namun Inggris berhasil memecah kebuntuan lewat aksi gemilang Jude Bellingham. Berdasarkan catatan pertandingan, gelandang Real Madrid tersebut mencetak gol pembuka pada menit ke-36 memanfaatkan umpan silang Bukayo Saka, dan langsung menggandakan keunggulan dua menit berselang setelah menerima operan dari Harry Kane.
Dari pantauan redaksi, Meksiko tidak tinggal diam dan memberikan respons cepat sebelum turun minum. Menit ke-42, Julián Quiñones berhasil memperkecil kedudukan menjadi 2-1 setelah memanfaatkan kemelut di dalam kotak penalti, yang juga menyamai rekor gol legendaris Meksiko, Luis Hernández.
Memasuki babak kedua, tensi pertandingan semakin memanas dan melahirkan banyak drama di lapangan. Inggris harus menerima kenyataan pahit setelah Jarell Quansah diganjar kartu merah oleh wasit pada menit ke-54, memaksa anak asuh Thomas Tuchel bermain dengan 10 orang di sisa waktu pertandingan.
Menurut pengamatan tim redaksi, meski kalah jumlah pemain, Inggris justru mampu menambah keunggulan lewat eksekusi penalti Harry Kane pada menit ke-60 setelah Anthony Gordon dijatuhkan di area terlarang oleh kiper Rangel. Meksiko kemudian memperkecil ketertinggalan menjadi 3-2 melalui penalti Raúl Jiménez pada menit ke-69 setelah adanya pelanggaran dari Konsa.
Berdasarkan situasi di menit-menit akhir, Meksiko terus menggempur pertahanan Inggris secara bertubi-tubi dengan memanfaatkan keunggulan jumlah pemain. Namun, ketangguhan Jordan Pickford di bawah mistar gawang serta kedisiplinan lini belakang yang dikomandoi John Stones dan Dan Burn berhasil mengunci kemenangan 3-2 untuk membawa Inggris menantang Norwegia di babak perempat final.