LONDRA - Juara bertahan Jannik Sinner terus menjaga asa untuk mempertahankan gelarnya di turnamen Grand Slam Wimbledon 2026. Berdasarkan pengamatan tim redaksi, petenis asal Italia yang kini menduduki peringkat satu dunia tersebut sukses mengamankan tiket ke babak perempat final. Kepastian ini didapat setelah Sinner menyudahi perlawanan sengit dari wakil Jepang, Shintaro Mochizuki, dalam pertandingan babak 16 besar yang berlangsung di London, Inggris.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Jannik Sinner memenangkan pertandingan dengan skor meyakinkan 6-3, 7-6(0), dan 6-3 setelah menghabiskan waktu dua jam 26 menit di atas lapangan. Dari pantauan redaksi, petenis berusia 24 tahun asal San Candido ini tampil sangat dominan, terutama pada fase tie-break di set kedua dengan tidak memberikan satu poin pun kepada lawannya. Kemenangan ini sekaligus membuktikan bahwa Sinner telah sepenuhnya pulih dari gangguan kesehatan yang sempat dialaminya saat berlaga di Roland Garros beberapa waktu lalu.
Menurut Sinner, menghadapi Mochizuki di atas lapangan rumput bukanlah sebuah perkara yang mudah. "Terima kasih karena telah bertahan begitu lama. Ini pertama kalinya kami saling berhadapan dan saya tidak tahu harus berekspektasi apa. Dia adalah pemain yang luar biasa, menunjukkan level yang sangat tinggi sejak babak kualifikasi. Dia harus bangga dengan apa yang telah dia lakukan," ujar petenis Italia tersebut selepas pertandingan.
Lebih lanjut, Jannik Sinner juga memuji karakteristik permainan dari sang lawan yang sempat menyulitkan langkahnya di set kedua. "Dia adalah pemain yang sangat tidak nyaman untuk dihadapi, terutama di permukaan lapangan seperti ini. Pantulan bolanya tetap sangat rendah. Saya mencoba untuk bermain lebih agresif, tetapi saya merasa puas dan senang karena bisa melakukan peningkatan kecil setiap harinya," tambah Sinner.
Berdasarkan hasil undian di babak berikutnya, pemenang laga ini sudah ditunggu oleh petenis asal Jerman, Jan-Lennard Struff, yang melaju ke perempat final setelah lawannya, Hubert Hurkacz asal Polandia, memutuskan mundur akibat cedera. Menanggapi laga mendatang, Sinner mengaku sangat menghormati Struff yang dikenal memiliki servis keras dan gaya bermain menyerang. Menurutnya, hal terpenting saat ini adalah beristirahat sebelum kembali bertarung memperebutkan tiket semifinal.
Dari pantauan redaksi di lokasi pertandingan, jalannya laga sempat dihentikan sejenak pada set kedua. Berdasarkan kesepakatan bersama antara Sinner dan Mochizuki, kedua petenis memilih untuk menunggu penutupan atap Lapangan Utama secara penuh demi kenyamanan bertanding. Setelah atap tertutup, Sinner langsung tancap gas dan tidak memberikan ruang bagi Mochizuki untuk mengembangkan permainan.