Devins Bookie Devins Bookie
/home / berita / Rating Pemain Meksiko vs Inggris:...
BERITA

Rating Pemain Meksiko vs Inggris: Quiñones Gemilang, Bellingham Jadi Mimpi Buruk

Aksi Julián Quiñones saat membela Meksiko melawan Inggris di babak gugur Piala Dunia

Aksi Julián Quiñones saat membela Meksiko melawan Inggris di babak gugur Piala Dunia

Langkah bersejarah tim nasional Meksiko di panggung Piala Dunia harus berakhir dengan kekecewaan mendalam di Stadion Azteca. Dalam laga yang berlangsung sengit dan penuh drama, El Tri dipaksa menyerah dengan skor tipis 3-2 oleh Inggris. Penampilan gemilang Julián Quiñones dan asa yang sempat ditiupkan Raúl Jiménez belum cukup membendung ketangguhan Jude Bellingham yang menjadi pembeda bagi Three Lions.

Berdasarkan pantauan redaksi, sektor pertahanan Meksiko tampil cukup solid namun sempat kehilangan momentum krusial. Penjaga gawang Raúl Rangel mendapat rating 6/10 setelah dinilai kurang sigap mengantisipasi skema gol ketiga Inggris. Di lini belakang, bek sayap Jorge Sánchez (6/10) kerap merepotkan lewat tekanan tinggi, meski beberapa kali kewalahan saat berduel satu lawan satu dengan Anthony Gordon. Sementara itu, César Montes (6/10) hampir mencetak gol penyeimbang sebelum jeda, namun koordinasinya sedikit goyah saat Inggris memimpin 2-0. Rekan duetnya, Johan Vásquez (7/10), menutup turnamen dengan impresif lewat distribusi bola yang tenang. Di sisi kiri, Jesús Gallardo (5/10) rajin overlap namun sayangnya akurasi umpan silangnya sangat mengecewakan.

Menurut analisis di lini tengah, duel sengit tersaji antara bakat lokal Meksiko dan bintang Eropa. Érik Lira (7/10) menjadi salah satu pemain yang paling bersinar bagi El Tri sepanjang turnamen ini, di mana pertarungan individunya dengan Jude Bellingham menjadi tontonan yang sangat menarik. Performa impresif Lira diprediksi akan membuka jalan baginya untuk berkarier di Eropa. Di sisi lain, Luis Romo (6/10) gagal memberikan kontrol konsisten setelah sempat tampil menjanjikan di awal laga. Pemain muda Gilberto Mora (6/10) melakukan blunder yang berujung pada gol kedua Inggris, namun pengamatan tim redaksi melihat kedewasaan luar biasa saat ia bangkit dan kembali mengontrol permainan setelah Meksiko memperkecil kedudukan menjadi 2-1.

Lini serang Meksiko menunjukkan taji yang luar biasa dalam laga bertensi tinggi ini. Roberto Alvarado (7/10) memberikan kontribusi besar baik dalam menyerang maupun bertahan di sepanjang turnamen. Penyerang senior Raúl Jiménez (7/10) yang dipercaya mengeksekusi penalti sukses menjalankan tugasnya dengan sempurna untuk mengubah skor menjadi 3-2 setelah sebelumnya dua peluang emasnya digagalkan Jordan Pickford. Bintang utama El Tri malam itu tidak lain adalah Julián Quiñones (8/10). Penyerang sayap ini menjadi pemain paling berbahaya yang meneror pertahanan Inggris, dan intensitas serangan Meksiko baru menurun setelah dirinya ditarik keluar oleh tim pelatih.

Dari bangku cadangan, beberapa pemain memberikan dampak instan sementara yang lain kesulitan. Edson Álvarez (6/10) masuk menggantikan Montes yang cedera di awal babak kedua dan membutuhkan waktu untuk beradaptasi dengan kecepatan permainan. Santiago Giménez (5/10) kembali gagal memanfaatkan kesempatan dan tampil kurang percaya diri di lini depan. Sebaliknya, Brian Gutiérrez (7/10) membawa energi baru dan pergerakan agresifnya memaksa Harry Kane melakukan pelanggaran yang berbuah penalti. Álvaro Fidalgo (6/10) masuk terlambat untuk mengatur ritme, sedangkan Guillermo Martínez (5/10) tidak mampu berbuat banyak setelah taktik bola-bola atas yang diterapkan gagal membuahkan hasil.

Menurut evaluasi taktik, keputusan pelatih Javier Aguirre (7/10) menuai sorotan tajam di akhir laga. Keputusannya menarik keluar Quiñones yang merupakan pemain paling menentukan dengan catatan lima kontribusi gol sepanjang turnamen dinilai sebagai perjudian besar yang keliru saat tim sedang memburu gol penyeimbang. Mestinya, gelandang yang lihai menguasai bola seperti Fidalgo bisa dimainkan sejak menit awal menggantikan Romo. Meski menyisakan penyesalan, Aguirre tetap layak diapresiasi karena berhasil memimpin Meksiko mencetak sejarah dengan performa paling ikonik dalam sejarah sepak bola negara tersebut.

// TOPICS
#meksiko_vs_inggris #piala_dunia_2026 #rating_pemain #julian_quinones #raul_jimenez #javier_aguirre #sepak_bola_internasional
Jurnalis Olahraga Senior - Sepak Bola & Analisis Taktik

Ajiman Prasetyo adalah jurnalis olahraga ternama dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di dunia sepak bola. Mantan koresponden di Jakarta, London, dan Madrid, ia telah meliput berbagai ajang olahraga terbesar: Piala Dunia, Piala Eropa, Liga Champions, dan liga-liga nasional. Analisis taktik dan laporan lapangannya dihargai karena kedalaman dan ketepatannya. Bergairah tentang sepak bola Eropa dan Amerika Selatan, ia menghadirkan pandangan unik dan mendalam tentang berita olahraga.